Catatan Kaki:
 
Tak lama lagi bisnis hiburan, industri musik dan kegiatan EO bisa ambruk. Maraknya Syariat Islam di negeri ini bukan menciptakan kebaikan tapi malah mendatangkan keburukan, yaitu PEMASUNGAN KREATIVITAS! 
 
Tunggu saja. Kalau Pemerintah SBY diam membisu terhadap tekanan kaum fundamentalis, bakal ambruk negeri ini.
 
Wass,
 
ReJa Pahlawan Kusuma Bangsa Nan Harum Namanya
 
 
 
------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Mahasiswa Islam Aceh Tolak Konser Radja dan Ratu

Untuk menjaga propinsi Aceh yang sedang menerapkan syariah Islam,
mahasiswa Islam Aceh menolak konser Radja dan Ratu jika menampilkan lagu yang mengumbar nafsu

Kamis, 9 Maret 2006
 
Hidayatullah.com--Sikap penolakan itu datang dari Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara, Rabu, (8/3) kemarin.
 
Para aktivis mahasiswa Islam itu menolak pergelaran musik (konser)
rock "In Love" Radja dan Ratu yang direncanakan berlangsung di Kota
Banda Aceh 11 Februari 2006 jika tanpa jaminan bahwa konser itu tidak
akan melanggar syariat Islam.
 
"Kami menolak konser kelompok musik Radja dan Ratu, apalagi jika
pergelaran itu melanggar Syariat Islam yang sedang diterapkan secara
kaffah (menyeluruh) di Aceh," kata Ketua KAMMI NAD, Junardi AlJurdi.
Jika ingin tetap konser, para mahasiswa menyarankan konser tetap
selektif dalam menampilkan materi lagu dan tema harus jauh dari
pengumbar nafsu birahi.
 
"Penyelenggaraan event-event itu tentunya memunculkan kecemasan
masyarakat terhadap penyimpangan nilai-nilai Syariat Islam," katanya
lagi.
KAMMI juga mendesak Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU/MUI) untuk segera mengeluarkan fatwa dan membuat standarisasi nilai-nilai yang sesuai dengan Syariat bagi kegiatan-kegiatan, terutama
penyelenggaraan pentas hiburan.
 
"Kami juga minta Dinas Syariat Islam untuk membentuk tim pengawal
setiap event yang memunculkan potensi terjadinya maksiat dan
pelanggaran Syariat Islam termasuk konser musik Radja dan Ratu,"
jelasnya Junardi.
 
Dinas Syariat Islam harus dapat menghentikan secara tegas jalannya
konser jika dalam pelaksanaannya menyimpang dari aturan Syariat
Islam, tegasnya. (ant/cha)
 
[www.hidayatullah.com]


Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!


SPONSORED LINKS
Corporate culture Corporate culture change Business culture of china


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke