Ada yg lebih baik lagi, Gung!
Orang yg pintar membodoh-bodohi orang bodoh.
Jadi pintar jg ada spesialisnya.
Gw setuju hidup ga cukup dgn hanya pintar, tapi perlu
pintar-pintar.
Daripada jadi orang cuma pintar, mending jadi orang
bodoh yg kayak Agung bilang. Asal jgn sampai jadi
orang bodoh sebodoh-bodohnya orang bodoh, ini kayak
rakyat Indonesia pada umumnya di lapisan bawah.

Mudah-mudahan kita semua yang membaca ini berada pada
strata intelegensia yang baik, walaupun bodoh atau
pinter, kaya atau miskin, dsb!






--- Agung Norhasni <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>    Org bodoh Vs Org Pintar
>    
> ---------------------------------
>  
>   1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di
> bisnis.
>  Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut
> orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah
> orang
>  bodoh.

>  2. ORang bodoh sering melakukan kesalahan, maka
> diarekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk
> memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh
> memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang
> bodoh.

>  3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan
> ijazahuntuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang
> bodoh
>  berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
> membayari proposal yang diajukan orang pintar.

>  4. ORang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka
> di suruh orang pintar untuk membuatnya.

>  5. ORang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah
> hukum (SH). oleh karena itu orang bodoh
> memerintahkan orang pintar untuk membuat
> undang-undangnya orang bodoh.

>  6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual
> omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi
> selanjutnya orang pintar menyesal karena telah
> mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang
> bodoh sudah ada diatas.

>  7. ORang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan
> sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang
>  pintar, walhasil orang orang pintar menjadi
> staffnya orang bodoh.

>  8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia
> PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi
> orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar
> "meratap-ratap" kepada orang bodoh agar tetap di
> berikan pekerjaan.

>  9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter
> akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan
> hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
> waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

>  10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa
> di jadikan duit. MAta orang pintar selalu mencari
> kolom lowongan perkerjaan.

>  11. Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
> Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong
> (BCA
>  group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah
> dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar
> bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga
> orang pintar bergantung pada orang bodoh.

>  PERTANYAAN :
>  1. JAdi mending jadi orang pinter atau orang
> bodoh??
>  2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang
> bodoh ???
>  3. Mulia mana antara orang pinter atau orang
> bodoh??
>  4. Susah mana antara orang pinter atau orang
> bodoh??

>  Kesimpulan :
>  1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama
> tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang
> bodoh.
>  2. JAdilah ORang bodoh yang pinter dari pada jadi
> orang pinter yang bodoh.
>  3. Kata kunci nya adalah "resiko" dan "berusaha",
> karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang
>  resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar
> resiko betul-betul kecil. ORang pinter perpikir
> panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
> selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko
> tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh.
>   
>  
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke