Haloo semua. Selamat pagi siang malam untuk semua. Sudah lama tidak menulis di sini. Si ru uu kemana ya ga terlihat lagi. Saya mengucapkan bela sungkawa sedalam2nya bagi masyarakat di daerah Jawa Tengah dan Jogjakarta. Anggap saja ini semua cobaan supaya kita semua bisa memperbaiki kekurangan kita. Jangan jadikan beban. Akhir2 ini saya sedang tertarik dengan konfrontasi antara Gus Dur dan FPI yang disulut oleh pernyataan kontroversial Gus Dur tentang hal yang pasti kita semua sudah tau. Saya kagum sama Gus Dur, karena dia berani. Saya yakin yakin ada maksud tersembumyi dari beliau untuk berkata seperti itu. Tinggal bagaimana kita menyikapinya saja. Yang paling gerah tentu FPI. Yang langsung grasa grusu ngerahin massa. Kita harus lihat juga ini dari kacamata Gus Dur. Kok FPI begitu gundahnya?? Apakah mereka sudah mempelajari alasan mengapa gus Dur berkata seperti itu?? Apakah mereka merasa yang paling disentil oleh Gus Dur?? FPI ini harusnya mau belajar, pemimpinnya gimana sih, memangnya Cuma sampean doang yang bener apa? Dan yang lain salah gitu. Harusnya sudah sadar akan segala tindak tanduk mereka yang grasa grusu di masyarakat. Mau ga FPI belajar dan introspeksi diri? You are not God and God is not in you! Lalu ada lagi yang saya anggap saudaranya. FBR. Yang pernah datang ke rumah mba Inul dan mengusirnya dari Jakarta dengan alasan yang sangat tidak masuk akal (sehat). Menurut saya ini Cuma gabungan preman Betawi. Mereka cuma berani maen keroyok, maen massa, tanpa punya cara berpikir yang sehat. Coba aja tes pemimpinnya soal hukum atau ekonomi atau bahkan agama! Dia pasti menjawab dengan berkeringat, resah dan berputar2. Saran saya sebaiknya dia duduk diam saja dan berlaku yang pantas yang bisa diterima akal (sehat). Waktu pertengahan Mei lalu di daerah kosan saya ada operasi yustisi, yang intinya merazia mereka yang tidak punya KIPEM atau KTP Bandung. Berutung saya tidak di tempat jadi ga kena. Tapi teman kos saya ada yang kejaring. Dia dibangunkan dari tidurnya oleh suara ketukan pintu yang tidak bersahabat oleh bapak pamong praja yang dengan judesnya langsung memintanya memperlihatkan kipem. Teman saya sewot dia jawab ga punya. Belum gosok gigi dan cuci muka di langsung dimnta menghadap ke kelurahan. Dia makin sewot dan bilang bahwa dia mau gosok gigi dan cuci muka dulu. Di kos seberang ada mahasiswi yang lagi mau berangkat ujian yang apes kena razia, mau ga mau dia mengorbankan ujiannya untuk urusan kipem ini atau ktpnya ga balik lagi. Di Kantor Lurah teman saya ini ngamuk, dia anggap semua yang di dalam gedung, hakim jaksa lurah, ga tau hukum semua. Dia ini tidak tahu soal keharusan memiliki kipem ini, karena dia baca bahwa kepemilikan ini Cuma DIANJURKAN bukan diharuskan. Dan bahwa apabila dia tidak mengerti tentang perda yang mengaturnya lebih baik apabila dia dan mahasiswa/i lain diberi pengertian daripada harus duduk menunggu untuk diadili sebagai terdakwa dimuka hakim. Dan dia harusnya tidak dianggap bersalah melanggar peraturan. Tapi hakim ngomong supaya dia langsung saja ke pusat kalau berpikir seperti itu. Mau ga mau ya turutin aja deh, kata temen saya. Saking sudah panasnya, pas dia sampe ke eksekutornya yang nanya, Jadi ade mau bayar ga? dia sewot dan nyela-nyela itu eksekutor sampe itu eksekutor diem. Tapi dia bayar juga sih akhirnya. Ga lama ada ajudan hakim bisik2 ke hakim, Pak, sudah 12.30 waktunya makan siang. Wah udahlah langsung dia cela2 itu hakim. Diluar jaksa bilang ke dia bahwa dia baru ditelpon kemarin malam untuk mengurusi masalah ini, dan dia sebenarnya ga ngerti . Saya yang tadinya niat bikin kipem jadi .
TANYA KENAPA? Bandung sekarang lagi ngurusin sampah. Dan kata saudar saya, saya beruntung sudah pulang ke Bogor daripada terus di Bandung yang udah sumpek sama sampah. Saya mikir, sebenernya masalah inikan udah lama sejak kejadian longsor di Leuwigajah tapi kok diam ditempat. Ga cukup waktu apa buat walikota untuk mengurusi masalah ini? Lalu saya kembali berpikir, di depan kampus ITB di jalan Tamansari sebenarnya sampah itu sudah numpuk ga kira2. Kenapa ilmuwan2 ITB diam saja tanpa solusi untuk masalah ini? Atau mungkin mereka sudah punya tapi saya ga tau ya mungkin saja. Saya sekarang sedang gita2nya baca buku. Judulnya Conversation with God dari Neale Donald Walsch. Bukunya bagus banget dan saya sarankan teman2 untuk membacanya. Ini bukan buku linguistik. Soalnya saya pernah ke satu toko buku dan menanyakan buku ini, dia langsung menunjuk rak bahasa. Buku ini menyangkut filsafat yang mendalam, dan membaca buku harus disikapi dengan pemikiran yang dalam, tapi saat kita memikirkannya kita akan menemukan bahwa yang kita pikirkan itu ternyata sudah ada pemecahannya pada kalimat selanjutnya. Teman2 semilis, saya rasa milis ini bukan hanya tempat mengeluarkan unek2, pendapat atau saran tapi lebih dari itu adalah apa yang mampu kita perbuat dari hasil pemikiran kita itu. Dont just say words gituuu ceunah. Biarin orang2 di atas pada ngebanyol macem2 yang penting kita berbuat sesuai kata hati .cuzzzz _________________________________________________________________ Don't just search. Find. Check out the new MSN Search! http://search.msn.click-url.com/go/onm00200636ave/direct/01/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Soe_Hok_Gie/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
