kebanyakan di hitung makin buntung bisa-bisa gak nikah deh......  :-))
selagi bujangan gw pilih kawin 
ajalah......maknyusss.........wekekkekekkekekekkek




Seorang temenku pernah bertanya, "eh, kalo gw nikah tapi dengan gaji gw yang 
cuma Rp#### bisa ga ya? Hhmmm..... 


Maka dari pertanyaan itu aku membuat survey asal, dan berikut adalah daftar 
pengeluaran standar bulanan setelah merit. Sekedar berbagi aja, buat temen2 
yang mungkin juga mengalami 'Matery after merit phobia syndhrome' 


Daftar anggaran bulanan (asumsi :disusun berdasarkan skala proritas, disusun 
dengan sangat2 relatif, dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah) 


1. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah Rp. 5.000. Maka makan 3x sehari, kali 2 orang 
(karena lagu sepiring berdua cuma berlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 hari 
adalah Rp. 900.000
Tips.
Rajin2 ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya. Pasti lebih 
ngirit<DIV!
2. Kontrakan
Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya udah botak, tapi masih 
galak, dan punya anjing belum jinak Maka dana untuk kontrakan sekitar Rp. 
500.000/bulan
Tips
Tinggallah di Pondok Mertua Indah. Niscaya 2 dana diatas gak akan pernah ada. 
Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk 'makan ati' 
(^_^) 


3. Listrik dan Air
Dengan asumsi daya listrik 900watt dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik 
adalah Rp. 100.000/bulan
Tips
Jangan pake AC, cukup AC (angin cendela). Jangan suka main Plestesyen, cukup 
main monopoli, sudamanda atau gaple ama istri terasa lebih romantis 


4. Transportasi
Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit rit rit, maka 
untuk ongkos bensin dan servis adalah Rp. 100.000
Tips
Gunakanlah Bensin campur! (maksudnyah campur dorong, pasti l! ebih irit) Atau 
ikutlah "Nebeng Fans Club", dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang 
ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebih 
menyenangkan 


5. Komunikasi
Dengan asumsi pake cdma yang Rp. 1.000/menit maka untuk sebulan, ongkos 
komunikasi berdua adalah Rp. 100.000
Tips
Pakelah 'FREN' yang lebih murah (maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal 
bilang "Freeen...minjam HP nya dong freen...") 


6. Keperluan sehari2
Seperti sabun, odol, syampu, dll. dsb. Dengan asumsi tidak pake fesyel, 
krimbat, manikyur, pedikyur, kukyur2 maka alokasi dana untuk ini sebesar Rp. 
50.000
Tips:
Mandi kalo perlu saja. Kalo dulu 2 kali sehari, jadi 2 hari sekali. Untuk 
ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata 


7. Kesehatan
Seperti minyak kayu putih, vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin 
baru, wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar Rp. 50.000
Tips
Jaga kesehatan. Jangan begadang... kalo tiada artinya... begadang bole saja... 
asalkan sambil ronda (halaaah!!) 


8. Entertaiment
Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalaah sekali2 nomat, liat live music, lari 
pagi di monas, atau makan martabak sekali2 (model dugem-dugem mimpi ajalah 
apalagi pake masuk ke vertigo ato gak centro......alahhhh ampun DJ paling 
mentok kaya jaman dulu aja tuh di monggo mas.....wekekekkekekekkekek)


Jadii...
Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah 
sebesar: Rp. 1.800.000/bulan
(syeeett dah...masih gede juga ya) 


Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen2 ketika pengen nikah, untuk 
kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada. Kalopun masih 'besar pasak 
daripada tiang' Anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang... 
ataauu... ga usak pake pasak, tapi dipaku aja! 


Tapi ada 1 hal yang ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda 
memutuskan untuk menikah (serius mode on*) Yaitu, berkah menikah. Selalu, Tuhan 
akan mencukupi kebutuhan umatnya yang mau berusaha dan berdoa. Selalu bersukur 
dan percaya bahwa Tuhanlah raja dari segala raja akunting! 


so, stop counting, just do it! :))

maknyusssssss.......!!!!!!!



Kirim email ke