Sekadar numpang cerita, komentar kalo bole di blog saya: Visit me at http://bonatua.blogspot.com/
“Tuhan itu lebih kejam dari PKI” itulah jeritan yang kudengar dari seseorang di sebuah lapo tuak (warung kopinya orang batak) yang letaknya hanya sekitar sepuluh meter dari gubuk reyot tempat aku dan keluargaku tinggal tepatnya duapuluh dua tahun silam, saat itu aku baru menginjak bangku kelas dua sekolah dasar di kota Medan,….Tulang Sitohang (tulang adalah panggilan di suku batak yang berarti paman sedangkan Sitohang adalah salah satu marga di suku batak) sedang mabuk berat kata abangku yang kebetulan baru lewat, kami sempat heboh dan kaget, takutnya ada kerusuhan lagi seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Penuh ketertarikan, kudekati lapo tersebut sambil mendengarkan perdebatan yang kocak, maklum mereka sedang mabuk jadi ngomongnya seperti nyanyi rap versi eminem, ada beberapa bapak-bapak ngumpul termasuk bapakku sendiri yang juga terlihat sudah mabuk. Tak banyak yang kuingat dari pembicaraan mereka ataupun dari cerita anak tukang lapo, teman sebayaku yang turut menyaksikan awal perdebatan, yang kuingat si tulang itu awalnya mendebat Tuhan atas meninggalnya istri tercinta dan meninggalkan 4 orang anak yang masih kecil, lalu seorang temannya yang juga mabuk gak terima Tuhannya disalahkan dan mengatakan semua orang yang mati itu atas kehendaknya karena punya tujuan tertentu di balik semua itu, sontak saja si tulang berpikiran dan nyeletuk “kalo gitu korban-korban G-30 S-PKI” itu juga atas kehendak Tuhan (namanya mabok…ya ngomongnya bisa nyasar-nyasar atau mungkin saat itu bulan september ya…glek…), iya! jawab tegas si tulang Pasaribu pemilik Lapo yang juga sedikit mabuk, lagi-lagi namanya mabok tiba-tiba tulang Sihotang menjerit-jerit sambil memukul-mukul meja dengan botol tuak kosong kayak kesurupan dan berkata “Tuhan lebih kejam dari PKI, Tuhan lebih kejam dari PKI” ntah berapapuluh kali kalimat itu diulanginya dengan lantang dan begitu kerasnya. Mungkin saat itu aku terlalu muda untuk mencerna semuanya, tapi faktanya aku terus berpikir akan segala kata yang berhubungan dengan kalimat yang diucapkannya seperti siapa itu Tuhan, siapa pula itu PKI, apa benar Tuhan lebih kejam dari PKI, kalo benar PKI itu kejam gimana pula Orde baru yang menumpas PKI bukankah bisa berarti orang yang lebih kejam dari PKI yang bisa menumpas PKI? Sepanjang hidupku mulai mencari jawabannya satu persatu, kumulai dari sesuatu yang menurutku nyata yaitu apakah itu PKI (Partai Komunis Indonesia), mungkin saat SD sampai SMA aku secara sepihak menghakimi PKI namun sewaktu kuliah kumulai membaca buku-buku tentang ajaran komunis yang saat itu dilarang terbit, ternyata komunis itu adalah paham sosial yang di pelopori Karl Marx dan Vladimir Lenin sedangkan PKI adalah partai kedua terbesar dimasa orde lama yang berdasarkan paham komunis dan banyak juga negara yang menganutnya seperti Uni Soviet, Vietnam dan RRC, lantas mengapa si tulang bilang Tuhan lebih kejam dari PKI, apakah Tuhan itu lawannya PKI, apa benar PKI lebih hebat dari Tuhan atau bukankah Tuhan yang diajarkan di sekolah adalah figur yang menciptakan manusia dan bukankah komunis adalah cara berbagi segala suatu didasarkan kebersamaan, commun…misalkan ada 10 roti sedangakan yang mau makan ada 100 orang, berarti 10 roti itu harus sama-sama bisa dinikmati 100 orang terlepas apakah semua, sebagian ataupun bisa jadi tak satupun dari 100 orang tesebut mengenal Tuhan…..di sini aku sadar bahwa ada pembodohan paham selama ini, yang kupelajari di buku-buku sekolah ternyata sampah…….. Setelah rezim Suharto jatuh, kini semua yang terselubung menjadi terkuak/terbuka, memang aku tidak menyaksikan peristiwa itu, memang aku tidak melihat kekejaaman itu, bisa jadi peristiwa itu memang benar-benar terjadi, siapa yang bisa membantah ada korban PKI tapi bisakah kita membantah bahwa ratusan ribu orang yang mati akibat korban Penumpasan PKI, ntah berapa yang hilang, ntah berapa yang harus mengungsi ke luar negeri, ntah berapa juga mereka yang terpaksa hidup di negeri orang karena kena status cekal masuk, ntah berapa pula mereka yang hidup menjadi tapol/napol, yang pasti ribuan orang KTP-nya saat ini dicap keturunan PKI. Terimakasih tulang, meskipun kau meninggal dunia karena gaya hidupmu yang sering mabuk-mabukan namun statementmu membuat ku sadar bahwa sebenarnya Tuhan menjadi korban dalam penumpasan berbau politik tersebut, atas nama Tuhan semua orang sering merasa benar dan menghalalkan segala cara termasuk membunuh, bukankah sekarang juga kita masih banyak yang begitu? malahan menurutku justru orde barulah yang lebih kejam! mungkin (andai-andai nih) kalau yang di yield-yieldkan si tulang itu ternyata benar maka didasarkan banyaknya korban di ketiga pihak (Tuhan, Orde Baru dan PKI) maka urutan yang mungkin adalah: 1. PKI kejam maka Orde baru lebih kejam jadi Tuhan pada posisi paling kejam atau 2. PKI kejam, Tuhan lebih kejam namun Orde baru paling Kejam…..namanya mabok…glek… Web yang mungkin membantu: http://en.wikipedia.org/wiki/Marxism#Communism http://en.wikipedia.org/wiki/Vladimir_Lenin Visit me at http://bonatua.blogspot.com/ ____________________________________________________________________________________ Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos. http://autos.yahoo.com/new_cars.html
