--- Begin Message ---
To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Mon, 17 Sep 2007 12:28:56
+0700Subject: [MBCI] Fw: [muslim-serpong] Mulut anda bau ..??
----- Original Message -----
From: Winarto Rasul
To: siraatalmustaqiim ; Milis Muslim Serpong ; bsd society ; miliswina ; warga
pengajian
Sent: Monday, September 17, 2007 7:10 AM
Subject: [muslim-serpong] Mulut anda bau ..??
asslamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ..ada sebuah artikel menarik tentang
bau mulut .. terutama buat yang belum mbaca tentunya perlu disimak. semoga
bermanfaat!wassalam,wien ar.Mulut Segar, Puasa Pun Lancar ...
Bulan puasa seringkali diidentikkan dengan bau mulut. Ternyata, penyebab bau
mulut bisa beragam, mulai kesehatan rongga mulut sampai adanya penyakit
tertentu. Ada, kok, cara mengatasinya.
Bau mulut, atau halitosis, disebabkan oleh banyak sebab. Penelitian
menunjukkan, hampir 85 sampai 90 persen halitosis bersumber dari adanya
kelainan di rongga mulut, baik karies gigi maupun infeksi jaringan penyangga
gigi.!
"Di dalam rongga mulut terdapat zat yang disebut volatile sulfur compound
(VSCs). Zat ini mengandung hidrogen sulfid, metil mercaptan, dan dimetil
disulfid yang merupakan produk bakteri atau flora normal rongga mulut. Pada
orang yang menderita halitosis, kadar VSCs di dalam mulutnya mengalami
peningkatan," papar dr. Darnila Fahruddin, Sp.THT.
Peningkatan kadar VSCs dalam mulut disebabkan oleh adanya peningkatan aktivitas
bakteri anaerob yang menyebabkan bau VSCs tercium indera penciuman. "Aktivitas
bakteri anaerob itu terjadi apabila rongga mulut mengandung sedikit oksigen,
terutama saat mulut kering dimana aliran saliva rendah. Sisa makanan itu
kemudian dihancurkan oleh kuman dalam mulut," lanjutnya.
Namun, bau mulut tak hanya bersumber dari mulut, lo. Bisa juga penyebabnya dari
hidung, jantung, atau karena penyakit tertentu, misalnya kencing manis, infeksi
paru-paru, serta infeksi lambung atau usus.
Pada anak-anak, bau mulut bisa jadi karena ada benda asing yang masuk ke hidung
dan tak terdeteksi, sehingga terjadi pembusukan, lalu menimbulkan bau. "Nah,
bau ini dikira bau mulut, padahal sumbernya dari hidung."
Infeksi karena kanker atau radang amandel kronis juga bisa membuat napas tak
sedap. Penyebab lain bau mulut adalah asam lambung tinggi, misalnya pada
penderita maag.
"Bau mulut timbul karena asam dan basa tidak seimbang. Pada penderita maag,
misalnya, asam lambungnya meningkat. Begitu maag kumat, otomatis tingkat
keasaman mulut naik ke atas tenggorokan, sehingga timbul bau mulut. Orang yang
punya sakit maag sebaiknya sering ngemil agar keasaman di lambung seimbang."
GOSOK GIGI USAI SAHUR
Bagaimana dengan bulan puasa? Apakah bau mulut meningkat dibanding hari-hari
biasa?
"Asal rajin membersihkan gigi, seharusnya bau mulut tak datang. Yang sering
terjadi, selesai sahur, biasanya orang malas menggosok gigi dan langsung tidur.
Padahal, setelah 30 menit tak makan, keasaman mulut akan meningkat, karena sisa
asam tidak diangkat," kata Drg. Lita R. Darmawan pada kesempatan terpisah.
Saat berpuasa, tidak ada makanan yang masuk ke dalam mulut, sehingga mulut
dalam keadaan istirahat dalam jangka waktu lama. "Nah, pada saat itu, sisa-sisa
makanan yang ada dalam mulut, terutama yang ada di sela-sela gigi, lidah, dan
sekitar gusi akan menumpuk karena daerah tersebut agak sulit dibersihkan. Ini
akan mengundang aktivitas bakteri secara berlebihan. Aktivitas bakteri akan
menghasilkan VSCs yang kemudian memengaruhi bau mulut seseorang."
Bau mulut juga bisa terjadi karena pengaruh makanan. "Misalnya jika kita
menyantap makanan yang memiliki bau khas, sehingga bau makanan tersebut
berakibat pada udara yang dihembuskan. Pada kasus ini, mula-mula makanan
diserap oleh pembuluh darah yang masuk ke dalam paru-paru, kemudian
diekskresikan (dikeluarkan) dalam bentuk udara yang kita hembuskan."
Beberapa jenis makanan tertentu, seperti bawang putih, petai, jengkol, alkohol
atau merokok bisa memicu bau mulut. "Apalagi kalau sering merokok, mulut akan
mengeluarkan bau khas," ujar Lita.
Jadi, sarannya, "Sebaiknya pilih makanan yang banyak mengandung serat, seperti
buah. Buah semangka atau bengkuang, misalnya, memiliki sifat sebagai cleaner
atau pembersih dalam perut. Jadi, selain untuk gigi, juga untuk kesehatan."
Sementara itu, makanan manis seperti cokelat, permen, atau kue justru bisa
menimbulkan penyakit. "Makanan-makanan itu juga cepat melekat di gigi, sehingga
memicu timbulnya karang gigi yang juga akan menimbulkan bau," lanjut Lita
seraya melanjutkan, pemakai gigi palsu atau cekat gigi juga harus ekstra keras
melakukan perawatan. "Karena alat-alat itu mengandung metal yang akan
mengeluarkan bau jika tidak rajin menjaga kesehatan."
CARI SUMBERNYA LEBIH DULU
Untuk mencegah bau mulut, perlu diketahui terlebih dahulu apa penyebabnya.
"Cari dulu sumbernya. Bisa dari karang gigi yang sudah bertumpuk, gigi
berlubang, atau sebab lain. Kalau bau mulutnya disebabkan oleh sisa makanan
yang menyelip di gigi, maka pada saat menyikat gigi tak hanya menggunakan pasta
gigi, tapi juga dibersihkan dengan dental floss. Cuma, orang seringkali malas
pakai dental floss, dan malah menggunakan tusuk gigi," kata ibu dua anak yang
sehari-hari praktik di Kharinta Dental Clinic, Bintaro.
Untuk menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh gigi, ibu dua anak ini
menyarankan menggunakan obat kumur atau obat penyegar. "Tapi, sebaiknya jangan
terlalu sering menggunakan obat kumur. Pasalnya, obat kumur mengandung septic.
Jadi, gunakan hanya sebagai penyegar. Obat kumur atau penyegar sebetulnya hanya
akan menghilangkan bau mulut untuk sementara. Sementara halitosis akan terus
tercium sampai tubuh memusnahkan makanan tersebut."
Selain pasta gigi dan permen, minum daun sirih sebagai obat tradisional di
kalangan orang awam juga bisa dipakai untuk melenyapkan bau mulut. Secara
ilmiah, memang tak disebutkan meminum daun sirih mempunyai efek tertentu.
"Silakan saja minum atau kumur dengan daun sirih, asal tak membahayakan. Yang
perlu diingat, minum banyak daun sirih bisa membuat gigi jadi kuning," kata
Lita berseloroh.
Untuk menjadikan mulut wangi dan gigi bersih, saran Lita, usahakan menggosok
gigi sehari dua kali. "Gunakan benang (dental floss), serta periksa gigi rutin
6 bulan sekali. Jangan lupa, lidah juga disikat, karena lidah yang kotor juga
akan menimbulkan bau." Untuk menggosok gigi, disarankan memakai sikat gigi yang
ukuran kepalanya lebih kecil, agar bisa menjangkau sisa makanan yang berada di
ujung mulut. "Kalau sikat tak bisa menjangkau ujung mulut, maka sisa makanan
pun akan menumpuk dan menyebabkan bau mulut. Pilihlah sikat yang lunak agar
gusi yang tersikat oleh sikat gigi tak berdarah," saran Lita.
Yang jelas, "Untuk mengatasi bau mulut, sebaiknya cari sumbernya lebih dulu.
Perlu diperiksa di THT atau dokter gigi. Kalau sudah diperiksa ternyata
ditemukan penyakit dalam, sebaiknya penyakitnya dihilangkan dulu. Jika
penyakitnya sudah sembuh, umumnya bau mulut juga akan hilang. Jangan lupa,
olahraga teratur."
GANTI SEBULAN SEKALI
Kondisi sikat gigi yang dipakai ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan
gigi. "Sikat gigi tak lagi layak pakai bila bulu sikatnya sudah mekar. Itu
artinya sudah harus diganti, karena sudah tak bisa membersihkan secara
maksimal. Sisa-sisa makanan yang menyelip di gigi tak bisa dibersihkan lagi,"
ujar Lita.
Sebaiknya, lanjutnya, ganti sikat gigi sebulan sekali. "Bisa juga dengan
melihat warna biru yang selalu berada di tengah sikat. Jika warna biru sudah
hilang, sikat gigi sudah harus diganti," saran Lita.
KIAT ENYAHKAN BAU MULUT
1. Bersihkan gigi dua kali sehari. Sebaiknya gosok gigi setelah makan sahur dan
malam menjelang tidur. 2. Bersihkan sisa-sisa makanan menggunakan dentol floss
yang berguna untuk mengangkat sisa makanan yang menyelip di sela-sela gigi. 3.
Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. 4. Gunakan obat kumur gigi. 5.
Lakukan kontrol gigi 6 bulan sekali ke dokter gigi. 6. Sebelum puasa, periksa
kesehatan gigi.
SIRIH ATAU CENGKEH PUN BISA
1. Ambil 2-3 bunga cengkeh. Panaskan dengan air secukupnya kurang lebih 5
menit, lalu dinginkan. 2. Berkumur dengan air rebusan ini beberapa kali sehari.
3. Berkumur dengan rebusan ramuan air sirih setiap pagi dan sore, atau bisa
juga air sirih ini diminum. 4. Kumur dengan air hangat yang dicampur satu
sendok teh garam juga bisa membantu mengurangi bau mulut. (Tabloid Nova)
Fastabiqul Khairat .."Berlomba-lomba dalam kebajikan""Sayangilah anak-anak
yatim, berusahalah engkau dekat dengannya dan berilah mereka makan dari
rezekimu!"http://groups.yahoo.com/group/siraatalmustaqiim/http://asia.groups.yahoo.com/group/bintangpelajar/http://groups.yahoo.com/group/Fleamarket-Indonesia/
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.Play
Sims Stories at Yahoo! Games.
__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar
MERCEDES-BENZ BOXER CLUB INDONESIA (MBCI) JALAN GANDARIA IV No. 16, KEBAYORAN
BARU, JAKARTA SELATAN T : 021-7279 7928 or 081183 9688 or 0817676 0050F :
021-724 6834 or 0816 1373 459E-mail : [EMAIL
PROTECTED]://groups.yahoo.com/group/MBCI/www.mercedesboxer.comwww.friendster.com/mbciboxer
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) Change settings via email:
Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional Visit Your Group
| Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Recent Activity
6
New Members
10
New Photos
1
New FilesVisit Your Group
Health Zone
Look your best!
Groups to help you
look & feel great.
Yahoo! Finance
It's Now Personal
Guides, news,
advice & more.
New business?
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
. __,_._,___
_________________________________________________________________
Live Search: New search found
http://get.live.com/search/overview
--- End Message ---