Halo Pak Wing, Pa kabar pak Wing.....Wah saya kok ga setuju ama temennya (org Malaysia) pak Wing yah. Menurut sejarah (http://www.tutor.com.my/stpm/asal_usul_bahasa/asal_usul_bahasa_melayu.htm) , Bahasa melayu itu berasal dari daerah Sumatera atau dahulu kala yg dimaksud bagian dari NUSANTARA. Jadi kesimpulannya adalah bahasa melayu asli dari INDON....So, Pak Wing bisa mengatakan balik seperti itu kepada PAKCIK kali yah.....hehehehehe (bukan ngajari lho pak). Maaf kalo kurang berkenan di hati. PEACE MAN! Regards, Agus Darmawan Flx: 021 700 69 443 GSM: 0815 922 7205
----- Original Message ---- From: Wing Wahyu Winarno <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, December 13, 2007 5:16:54 AM Subject: [STIE YKPN Mailing List] Re: BELUM TENTU ORANG MALAYSIA PUNYA NIAT BURUK Teman saya, orang Malaysia, bilang: Pakcik, kalau kami dituduh mencuri reog, batik, rasa sayange, kan sebetulnya kecil. Lha kami punya bahasa Melayu, sekarang dipakai orang Indon, lalu diubah namanya menjadi bahasa Indonesia... kamipun tak marah... Heheheh From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of dian prabowo Sent: Wednesday, December 12, 2007 9:41 PM To: [email protected] Subject: [STIE YKPN Mailing List] Re: BELUM TENTU ORANG MALAYSIA PUNYA NIAT BURUK Sebelumnya saya minta maaf kalau ada yang tidak sependapat dengan saya, ini hanya pendapat saja, belum dilakukan penelitian lebih lanjut. Saya memiliki pandangan yang mudah-mudahan tidak berprasangka buruk (su'udzon), tapi mencoba untuk ber khusnudzon, banyak pihak baik perorangan, maupun kelompok di Malaysia yang melakukan klaim sepihak atas berbagai kekayaan masyarakat Indonesia (tangible maupun intangible), dan telah berlangsung lama. Sekarang coba kita berfikir dengan dingin kepala, Pada saat INDONESIA belum ada secara de jure, berdirilah sebuah kerajaan yang berpusat di tengah hutan di Jawa Timur (sekarang) Dengan nama MAJAPAHIT, memiliki raja bernama Hayam Wuruk, karena belum dewasa maka pemerintahan dikendalikan oleh mahapatih GAJAHMADA, sehingga pada masanya itu kerajaan Majapahit meliputi Nusantara, Malaysia, Singapore, Brunei, Filipina, Thailand bagian selatan. Kebudayaan kerajaan tersebar luas di seluruh pelosok, hal ini dapat kita amati berbagai alat gamelan yang memiliki kemiripan bentuk dan fungsinya, (dapat dilihat dalam film-film dokumenter/ National Geographic atau yang lain). Seandainya di Malaysia ada gamelan, Reog, Gambyong, Serampang Dua Belas, Poco-Poco, Kecak, dan kesenian lain, (Batik Kebaya, Rumah Gadang, Mandau, Keris, Rasa Sayange dan sebagainya) hal itu sangat wajar karena semua itu adalah kesenian syah yang diakui keberadaanya oleh Kerajaan Majapahit. Sebaiknya kita sikapi dengan positif, mungkin oknum yang kita anggap sebagai "maling" tersebut memiliki keinginan (impian) untuk melakukan sebuah konspirasi tingkat tinggi untuk mengINTEGRASIkan kedua belas kerajaan di Malaysia agar kembali ke khittah, yaitu sebagai bagian yang SYAH dari Kerajaan MAJAPAHIT, dan semoga hal ini tidak sampai menyebabkan pertumpahan darah seperti yang terjadi pada kasus Integrasi TIMOR TIMUR. Kita saksikan berulangnya sejarah Kejayaan Kerajaan Majapahit yang Ijo royo-royo, gemah ripah loh jinawi, seluruh masyarakat NUSANTARA hidup sejahtera, adil, makmur, sentosa, saling menghormati, dan menguasai 2/3 perdagangan dunia melalui Selat Malaka, Insya Allah jika saudara-saudara sekalian ikhlas, hal ini akan benar-benar terjadi. (HISTORY CYCLE) Salaam sejahtera Pangeran Murti ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
