Salam Sejahtera,
Waduh setelah saya baca unek-unek dari alumni jurnalistik sampek "mblenger"
bahkan sampek ngantuk banget kok rasanya gimana gitu kayak es campur semuanya
dah dicampur jadi satu mulai dari masalah kampus sampe masalah padangan hidup
kedepan.
Nggak kenapa juga, tapi kita harus sadar bahwa setiap orang punya cita-cita
sendiri2. Kalau hanya sekedar motivasi atau dorongan mah nggak apa, tapi kalau
jiwanya saja sudah jiwa pekerja dan tidak ada bibit wirausaha wah kayaknya
sampai 7turunan ya susah banget dan semua pasti punya pemikiran kearah mana
kelak untuk hidup yang lebih baik.Kan begitu Bro!!!
Bagi saya kemena saja ok saja asalkan tidak bertentangan dengan hati. Dan
tentu semoga bermanfaat bagi orang lain.
Masalah Kampus!!!
Wah kalau masalah ini lebih baik langsung tanya kepada pengurusnya mungkin
Pak Andriya, tanyakan kenapa tidak pernah iklan. Memang kemarin saya sempat
menanyakan langsung kepada Beliau mengenai cara yang mungkin lebih baik,
misalnya poster STIE YKPN yang dikirim ke SMA-SMA, yang tidak memuat jalur
prestasi=>kapan dibuka jalur prestaSinya?sampai kapan? kriterianya seperti
apa(raport/jauara apa) dll.Memang tidak harus ditampilkan detail dalam poster
karena terbatasnya ukuran poster dan saya tahu itu, tapi paling tidak ada
gambaran sedikit nilai raport minimal?dsb. Syukurlah Beliau sudah membalas
email saya, meskipun jawabannya kurang memuaskan. Maka dari itu, pikiran hemat
saya mengatakan bahwa alangkah lebih baik jika sebelum Poster Kampus itu di
cetak dirembuk bareng dulu dengan UKM2-di kampus siapa tahu ada ide yang bagus,
dan saya yakin dari tahun ke tahunnya kan lebih baik, dan lebih baik lagi.
IKLAN HEMAT
Sebenarnya ada iklan yang cukup hemat :
1. MENGIRIM BROSUR KE SEMUA SMA DI INDONESIA DAN KE ALUMNI STIE YKPN
Cara ini mungkin sangat hemat karena brosur langsung dikirim ke SMA-SMA dan
juga Brosur brosur di serahkan langsung ke Alumni untuk membantu diserahkan ke
SMA yang ada ditempat tinggalnya, saya yakin pasti bersedia. Kalaupun malu
ketemu dengan guru SMA nya dulu kan bisa diti2pkan ke adik, tetangga, beres
kan, syukur2 bisa langsung diserahkan ke guru Pembibingnya, justru lebih baik
lagi. Saya mendapat informasi kalau hal itu sudah dilakukan tapi di kirim
melalui DEPDIKNAS ditingkat daerah2 se;luru indonesia ....... Baguslah tidak
apa, tapi kita juga perlu langsung kirim ke SMA nya, mengingat pekerjaan
DEPDIKNAS tidak hanya satu saja, kan juga banyak hal yang harus
dikerjakan///dari pada tidak kena sasaran kan mending langsung.
2. MEMBUAT TANGGALAN TAHUNAN
Dengan membuat tanggalan Tahunan saja dapat menginspirasi seseorang, Apakah
Mahal? nggak Juga mungkin dengan kertas yang biasa paling cuman 4000-5000
rupiah itupun kalau cetaknya sedikit, kalau banyak tentu harganya bisa lebih
murah. Tidak perlu yang sangat mahal dengan biaya satu tanggalan bisa puluhan
ribu, buat apa? toh habis setahun buat gorengan kacang.
Maksudnya bagaimana?
Maksudnya disini hanyalah ingin melihat reaksi dari pelajar tingkat SMA,
paling tidak pengenalan Wajah Kampus STIE YKPN seperti ini : Inilah
Perpustakaannya, ini Gedung Kuliahnya, Ini Ruang Kuliahnya, Ini Gedung
Pusatnya, Ini Dosen2nya, Ini Ruang Auditoriumnya. dan ini Ruang Seminarnya.
Dengan desaign yang baik saya kira mampu membuat suatu inspirasi sendiri para
Pelajar ditingkat SMA, pasalnya memang tidak banyak yang tahu terutama dari
luar pulau jawa. Padahal itu juga pasar yang sangat potensial tapi tidak pernah
dilakukan.
Sekaligus Survey
Hal ini bisa kita jadikan pijakan untuk survey juga, apakah berhasil atau
tidak dengan cara seperti ini, hasilnya bisa kita lihat 1-3 tahun terakhir ( 3
KALI PADA DAERAH YANG SAMA, SELAMA 3 TAHUN)lama sekali sampai 3 tahun? iya
karena Investasi kita memang dlm jangka panjang. Kita bisa lakukan pada 25
titik di pulau jawa. kalau harga tanggalan tahunnnya saja 4000an per sekolah
dikasih 150 persekolah investasi per sekolah/SMA hanya 600ribu, perkota misal
dikasih 5 sekolahan = 3 juta dalam jangka waktu/ Tahun. 3 x 25 = 75 juta /
Tahun. Pertanyaannya apakah itu sangat berat? dari pada iklan dikoran belum
tentu kena sasaran juga/ HARI LAGI karena minat membaca kalangan pelajar
sangatlah kurang baget.
Kata Pak Agus Sabardi iklan itu akan menghabiskan biaya yang sangat mahal dan
hasilnya belum tentu bagus, meskipun Pak Agus sabardi selalu bilang dalam teori
Pemasarannnya Merketing MIX atupun bauran pemasaran hehehe
saya jadi ingat kata pepatah Jawa bilang;
JER BASUKI MOWO BEYO TUT WURI HANDAYANI, Kalau tidak salah tulisannya
begitu,hehehe
Wah kalau masalah biaya saja jadi masalah bagaimana bisa berhasil? mengingat
Kampus kita bukanlah BHMN, padahal kita tahu tidak mungkin GRATIS kuliah di
KAMPUS STIE YKPN kan?
Apabila Kampus kita jadi
Institute saya setuju Pak !!!
SEMOGA BERMANFAAT DAN TETAP SEMANGAT SEMOGA BERHASIL
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---