Pak Ary!

Saya hanya bisa komentar " HEEBAT", kapan Indonesia mengangkat banyak perempuan untuk diberi jabatan seperti itu.

 

Yeyen

--- On Sat, 4/12/08, Ari Warokka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Ari Warokka <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [STIE YKPN Mailing List] Wanita termuda dalam pemerintahan baru Zapatero
To: "Indonesia Espana" <[EMAIL PROTECTED]>, "Tunas Nusantara IMD - SKM" <[EMAIL PROTECTED]>, "Jejaring PPI Eropa" <[EMAIL PROTECTED]>, "STIE YKPN Mailing List" <[email protected]>, "FE UGM Angkatan 91" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, April 12, 2008, 5:27 PM

Membaca susunan pemerintahan baru PM Spanyol terpilih
2008 - 2012, Jose Luis Rodríguez Zapatero, selain
dominasi kaum wanita (9 menteri wanita dibandingkan 8
menteri pria), yang paling menarik adalah kehadiran
menteri termuda (dan wanita) dalam sejarah
pemerintahan demokratis Spanyol, yaitu Bibiana Aido
Almagro. Wanita pemegang gelar kesarjanaan
(licenciada, setingkat master di Indonesia) dalam
Administrasi dan Manajemen Ekonomi dari Cadiz
University serta gelar doktor bidang Ekonomi dan
Manajemen dari Newcastle University, baru saja berusia
31 tahun pada tanggal 2 Februari kemarin (lahir 2
Februari 1977).

Usia muda dan menjadi menteri dalam kementrian yang
baru (Ministry of Equality atau Ministerio de
Igualdad), tentu saja memberikan warna dan visi
tersendiri dalam pemerintahan Zapatero periode ini.
Visi untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi kaum
muda dalam  membangun masa depan bangsa dan khususnya
memberikan peran yang lebih besar bagi kaum wanita,
memberi jawaban atas tuntutan kaum muda Spanyol untuk
dapat berkiprah lebih besar, yang pada saat yang sama
memberikan tantangan yang tidak kalah besar untuk
dapat menunjukkan prestasi atas tanggung jawab yang
diberikan.

Spanyol bukanlah negara Eropa yang terkenal mumpuni
pasca Perang Dunia II seperti negara-negara tetangga
lainnya (Perancis, Jerman, Inggris, Belanda, atau
Belgia) yang unggul dalam ekonomi dan kemapanan
politik. Nyaris 36 tahun berada dalam pemerintahan
diktator Jenderal Francisco Franco (yang meninggal
pada tahun 1975) dan bergabung ke dalam Uni Eropa
1986, namun prestasi ekonomi (tahun 2008 menempati
ranking 8 dalam perolehan GDP, lihat link berikut ini:
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_GDP_%28nominal%29)
dan kestabilan pemerintahan demokratis pasca bergabung
ke dalam Uni Eropa (22 tahun terhitung sejak 1986
bergabung dalam Uni Eropa dan 32 tahun pasca
pemerintahan baru selepas meninggalnya Jenderal
Franco), telah menempatkan Spanyol dalam kekuatan baru
ekonomi dan politik di kawasan Eropa. 

Dan bila melihat program bersama beberapa kementrian
Spanyol yang tergabung dalam koordinasi politik dan
keamanan (Deplu, Dephan dan Depdagri, seperti yang
disampaikan Spanish State Secretary for European Union
dalam suatu pertemuan internal dengan para mahasiswa
Master Uni Eropa RIEE), terdapat program penyediaan
kesempatan dan pendidikan kaum muda untuk bergabung
sedini mungkin dalam partai politik, yang karya
nyatanya tampak dalam pemberian kesempatan kepada
Bibiana Aido. Suatu hal menarik yang patut Indonesia
pelajari, ditengah makin jelasnya kecenderungan
pembangunan politik Indonesia yang didominasi kaum
tua.

Salam,

Ari - Madrid


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 


      
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke