----- Original Message ----- From: ADELINA To: "Undisclosed-Recipient:;"@mail.nap.net.id Sent: Wednesday, November 12, 2008 8:19 AM Subject: Fw: Buat Bapak-bapak
Subject: Fw: Buat Bapak-bapak > Bisakah suami menjadi istri? > > > > Seorang laki-laki berdoa " Oh Tuhan, saya tidak > terima. Saya bekerja keras > di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya > ingin memberikan > pelajaran, tolong ubahlah saya menjadi isteri dan ia > menjadi suami. > > Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan > paginya, lelaki telah > berubah wujud menjadi istri tersebut, terbangun dan > cepat-cepat ke dapur > menyiapkan sarapa, kemudian membangunkan kedua anaknya > untuk bersia-siap ke > sekolah. > > Kemudian dia mengumpulkan dan memasukkan baju-baju kotor ke > dalam mesin > cuci. Setelah suami dan anak pertamanya berangkat. Ia > mengantar anakanya > yang kecil ke sekolah taman Kanak-kanak. Pulang dari > sekolah TK ia mampir > ke pasar untuk belanja. Sesampainya di rumah, setelah > menolong anaknya ganti > baju ia menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan > siang. > > Selesai masak ia mencuci piring-piring bekas makan pagi > dan peralatan > yang telah dipakai memasak. Begitu anaknya yang pertama > pulang. Ia makan > siang bersama kedua nakanya. Tiba-tiba ia teringat ini hari > terakhir > membayar listrik dan telepon. Disuruh kedua anaknya untuk > tidur siang dan > cepat-cepat pergi ke bank terdekat untuk membayar tagihan > tersebut. > > Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton > televise. Sore harinya ia > menyiram tanaman di halaman dan memandikan anak-anak. > Setelah itu membantu > mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia > sangat kelelahan > dan tidur terlelap. Tentu masih banyak pekerjaan-pekerjaan > kecil lainnya > yang belum dikerjakan. > > Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. > Sekali lagi ia > berdoa " ya Tuhan , ampunilah aku . Ternyata aku salah > . Aku tak kuat lagi > menjalani sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi > suami lagi." Tuhan > menjawab " Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu > sembilan bulan, karena saat > ini kamu sedang hamil." > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
