mikdad afiff wrote: > Salam Marketing, > > Jarang disadari bahwa kunci memasarkan universitas justru ada pada para > mahasiswanya sendiri. Mereka ini adalah agen pemasaran yang baik dan tak > perlu dibayar. Asalkan mereka puas dan merasa penuh kegembiraan menempuh > perkuliahan, maka secara otomatis akan mempromosikan, giat mengajak, bahkan > merayu sekuat tenaga agar komunitasnya ikut mendaftar dan mau berkulliah di > tempat di mana mereka tengah menempuh studi. > > Oleh karena itu, jangan sungkan-sungkan gelontorkanlah anggaran untuk > menghidupkan aktivitas kemasiswaan yang membuat hati mereka berbunga-bunga, > seperti pagelaran seni, diskusi, romantika pencinta alam, olah raga yang > serba meriah (semisal basket), juga ceramah-ceramah berkala dari figur publik > yang lagi ngetop (selebriti, politisi, agamawan, dll.). > > Kebetulan pula, sekarang ini lagi musim kampanye, dan ternyata banyak artis, > aktor ataupun presenter yang lagi kesengsem nyaleg. So pasti siap banting > harga dan sanggup tampil habis-habisan, bicara berbusa, bahkan manggung di > kampus-kampus tanpa perlu dikasih honor, alias gratis tis tis demi meraih > suara saat pemillu tiba. Agaknya momentum emas ini layak dimanfaatkan. > > Intinya, manjakanlah mahasiswa, terutama para aktivis berikut tokoh > informalnya, maka mereka akan berjuang mati-matian memasarkan almamater > tercinta sampai tetes darah penghabisan. > > Seperti kata teori, bahwa semua produk jasa senantiasa terkait dengan > "orang", bukan pada pameran snobis akan seonggok bangunan atawa iklan > mentereng di media massa. > > Tabik, > mikdad afiff > >
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [email protected] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
