---------- Forwarded message ----------
From: Djati S Djarkapi <[email protected]>
Date: Jun 27, 2009 1:26 PM
Subject: Fw: Negara-negara yang paling berbahagia
To: Ani Sekarnbingsih GRM <[email protected]>, Lp3Indonesia AsiaWorks <
[email protected]>, Power Of Mind <
[email protected]>, SB Djatnika Ir IT <
[email protected]>, Dodi Pryambodo MBA <[email protected]>, Mulya
Supardi Ir PI <[email protected]>, HMIsmadun Soemowardojo <
[email protected]>, Aryati Lukas <
[email protected]>, TOMI UTOMO USA <[email protected]>, Leo
Samuel Tombeng RMI <[email protected]>, BSriyanto Salamoen SH PIJ <
[email protected]>, SUNARTO YUDO Narpodo SH LLM <[email protected]>,
Wiwiek Binarto PIJ <[email protected]>, Rian Puput Putranto ST HMIS <
[email protected]>, Sutris Setyadi - Saryono <[email protected]>, Andang
Gunawan Nirmala <[email protected]>, Anne Waluyo SH <[email protected]>,
Setya Iswanti SE LIPI <[email protected]>, Dana Satya Sumarsono ST <
[email protected]>, Satya Dharma SE Ak Nugraha Marsono <
[email protected]>, Sumarsono Wuryadi GRM LrRM <
[email protected]>, "Wiwin Winardi Psi. MPsi NARARYYA" <
[email protected]>, Dr Bharoto Winardi SPOG <[email protected]>, Djoko
Soewindi SH <[email protected]>, Winanto Wiryomartani SH INI <
[email protected]>, Rosjaad Reiki Master <[email protected]>,
[email protected], Augustine Sahetapy RMI <
[email protected]>, Anna Frederika RMI <[email protected]>,
Grace RMI <[email protected]>, Ibrahim Frost RMI <[email protected]>, Jerry
Tan <[email protected]>, Mila Rentana RMI <[email protected]>,
Linda Sadikin <[email protected]>, "Kenny B Lubis, Ir IT" <
[email protected]>, "Marsudi Kisworo, Ir PhD Prof" <
[email protected]>, Bob Widyahartono MA <[email protected]>,
Lasmono Dyar <[email protected]>, ADI Warsito <[email protected]>,
Djoko Santoso Moeljono PhD <[email protected]>, Soni MBA <[email protected]>,
[email protected], Anwari Arnowo NA <[email protected]>, Harijono
Moehardjo MA SMP1 <[email protected]>, Joesoepadi SE SMP ! <
[email protected]>


Rekan-2 Yth - Saya fwd Email menarik ttg Daftar Negara-2 yg rakyatnya hidup
berbahagia.
( Life's satisfaction and contentment ) - Semoga berguna - Wass MS



> FW: Negara-negara yang paling berbahagia

> Jakarta,
> 26/06/09
>
> Life's satisfaction and contentment
>
> > Subject: Negara-negara yang paling berbahagia
> > Kepuasan Hidup
Ada hasil survei terbaru yang lumayan menghebohkan baru-baru ini.
Siapakah "Bangsa yang Paling Bahagia di Dunia"?  Apakah bangsa yang paling
makmur? Paling kaya-raya di dunia?  Ternyata tidak juga.Amerika - hanya ada
di urutan 23.  Banyak bangsa-bangsa terkaya, menurut survei ini justru tidak
terlalu
bahagia.

> Berdasarkan data yang dikumpulkan Adrian White dari Universitas Leicester,
dengan
  sumber-sumber yang ekstensif  (UNESCO, CIA, the New Economics Foundation,
  WHO, etc), dan  mencakup 80.000 responden di seluruh dunia, maka diperoleh
hasil,
  bahwa bangsa paling bahagia di dunia adalah..DENMARK.

> Dan dari sini juga dihasilkan peringkat global bangsa-bangsa, dari yang
paling bahagia
  sampai yang paling tidak bahagia.
  Inilah daftarnya ( 20 besar, Satisfaction With Life Index )

>1.DENMARK
>2.Swiss
>3.Austria
>4. Islandia
> 5.Bahama
> 6.Finlandia
> 7.Swedia
> 8.Bhutan
> 9.Brunei
> 10. Canada
> 11. Irlandia
> 12. Luxemburg
> 13. Kosta Rika
> 14. Malta
> 15. Belanda
> 16. Antigua
> 17. Malaysia
> 18. Selandia Baru
> 19. Norwegia
> 20. Seycheles
> Dan yang lainnya :
> 23.Amerika
> 26.Australia
> 35.Jerman
> 41.Inggris
> > 53.Singapura
> > 64.INDONESIA
> > 76.Thailand
> > 82.China
> > 90.Jepang
> > 102. Korea Selatan
> > 125. India

> > Dan 3 negara yang paling merana hidupnya adalah :
> > 176. Kongo
> > 177. Zimbabwe
> > 178. Burundi.

> > INDONESIA,
> Lumayan, berada di urutan tengah, dan lebih bahagia dibanding
saudara-saudaranya
  sesama manusia di Thailand, China, Jepang, Korea, dan India.
> Padahal Jepang, Korea Selatan, dan China jelas-jelas jauh lebih kaya dan
makmur
  dibanding kita.

> Kebahagiaan disini diukur dari kepuasaan subyektif masyarakatnya pada
> Tingkat Kesehatan (dan juga akses kesehatan murah), Kekayaan Relatif,
> dan Akses Ke Pendidikan. Bangsa yang sehat dan ongkos kesehatannya
> terjangkau, memiliki kekayaan yang cukup, dan tingkat pendidikannya cukup
> baik katanya akan relatif lebih bahagia.
> Tapi faktor yang juga penting disini adalah tingkat Pengharapan, atau
> Ekspektasi terhadap hidup. Semakin rendah ekspektasi masyarakatnya, makin
  mudah dia bersyukur dan berbahagia. Sedang makin tinggi ekspektasi
seseorang,
  makin banyak Keinginannya, makin sulit dia merasa puas, dan bahagia.

> DAN MENGAPA DENMARK PALING BAHAGIA?
> Berdasarkan penelitian, orang-orang Denmark sangat bahagia karena mereka
selalu
  merasa hidup mereka cukup.
  CONTENTMENT.
  Mereka tidak sekaya orang Amerika atau Jepang, tidak punya mobil atau
rumah
  super mewah, tapi mereka bersyukur dengan hidup mereka. Mereka kemana-mana
  juga lebih suka jalan kaki atau naik sepeda, karena lebih menyenangkan,
santai,
  dan udaranya juga segar. Dan mereka tidak usah pusing soal banyak hal,
dari mobil
> yang mesti bagus, pembayarannya, perawatannya, bensinnya, atau macet di
jalan.
> Naik sepeda memang menyenangkan. Mereka tentu juga ingin hidup lebih baik,
sukses,
  materi, tapi tidak merasa perlu sampai diperbudak kesuksesan. Sukses itu
penting, tapi
> menikmati hidup, keluarga, dan teman adalah nilai hidup yang utama, dan
sukses tidak
> perlu mengganggu hal itu. Pendidikan disana gratis. Begitu juga dengan
biaya kesehatan,
> dan Jaminan penuh untuk Hari tua. 3 hal yang mungkin terpenting dalam
hidup, dan mereka
  menikmatinya dengan gratis berkat pemerintahan yang baik.
> Masyarakat Denmark ternyata juga cenderung punya harapan yang rendah.
> Mereka berusaha, tapi tidak pernah berharap macam-macam. Ini membuat tiap
kesuksesan
> kecil saja sudah membuat mereka begitu bahagia. Dan bila gagal, mereka
lebih gampang
  menerimanya, dan mereka bisa langsung mulai berusaha lagi. Begitu saja.
> Dan bangsa-bangsa lain yang "tidak bahagia", termasuk banyak negara
terkaya di dunia,
> adalah yang orang-orangnya cenderung tidak pernah puas.
> Mereka terdikte keinginan dan ambisi-ambisinya. Amerika contohnya punya
American dreams.
> Masalahnya, dan ironi terbesarnya adalah, kalau anda sampai begitu
bernafsunya mengejar
  kebahagiaan (dan kebahagiaan yang lebih besar), anda justru akan terjebak.
Terjebak dalam
  pertempuran merebut kebahagiaan yang tidak pernah berakhir, dan anda
justru tidak akan pernah
> merasakan kebahagiaan itu. Dan ini terbukti secara saintifik.

> "Happiness is as a butterfly which, when pursued, is always beyond our
grasp.
   But which if you will  sit down quietly, may alight upon you," -
Nathaniel Hawthorne.

  < " Kebahagiaan adalah laksana kupu-kupu yang, bila dikejar, akan selalu
diluar jangkauan
       kita. Namun apabila kita duduk dengan tenang, mungkin dia akan
hinggap kepada Anda ">

> Dan itulah bangsa paling bahagia di dunia. Denmark. Sebuah bangsa dengan
masyarakat yang:
> 1. Bersyukur, bersyukur, bersyukur
> 2. Punya impian dan keinginan yang realistik
> 3. Tidak membanding-bandingkan dengan orang lain
> 4. Jaminan dari pemerintah yang cukup


     Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 
YKPN Yogyakarta" dari Grup Google.
 Untuk mengeposkan ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke 
[email protected]
 Untuk opsi lainnya, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke