At 10:56 AM 3/12/1999 +0700, you wrote:
>Ass.wr.wb
Wa'alaikum salam wr.wb,
>Kalo menurut saya, dari awal-awal saya ikutan milis STT Telkom ini,
>peraturannya aneh-aneh tapi ga pernah konsisten diturutin. Pengennya
>biar keliatan bermutu kali ya.... Tapi kenyataannya??? Malah ga jarang
>salah satu rekan yang mengeluarkan opini peraturan, tapi dia sendiri
>yang mulai untuk melanggar. Mungkin juga ga sadar.

Peraturannya aneh-aneh ?
Saya kira, -dari pengalaman saya ikut beberapa milis- peraturan diskusi di
milis ini bisa dikatakan yang paling longgar dan nggak ada yang aneh aneh.
Silahkan lihat peraturan diskusi di milis yang udah eksis semacam pau-mikro
atau isnet, gimana njlimetnya peraturan yang ada.
Pengin kelihatan bermutu ?
Nggak juga, karena selama ini -sudah dua tahun lebih- bisa dibilang saya
ngurusin milis ini *sendiri* tanpa standar mutu yang jelas mulai permohonan
sub-unsub sampai memohon-mohon teman-teman pada urunan, bahkan sampai
nombokin pembayaran milis :(...Prinsip saya, yang penting diskusi bisa jalan.

>
>Saya mau tanya, apa sih misi ngebentuk Mailing List STT Telkom ini? Kalo
>emang untuk terus memberikan informasi seputar kita baik yang sifatnya
>formal maupun informal, ya udah........ ga usah terlalu kaku bangetlah.
>Tetapi kalo emang misinya memberikan informasi yang hanya bernuansakan
>high-tech atau Tech Sociaty Info ya....... kondisi yang sekarang ini
>salah sih....

Misi vs Kaku ?
Yang jelas ide bikin milis ini biar -waktu itu- antar alumni bisa ngobrol
aja, waktu itu nggak sempat visi dan misi milis ini apa. Yang penting jalan
dan kalo bisa gratis :)
Kalo saya boleh cerita lagi masalah sejarah milis, dulunya cuma semacam
webboard di servernya RMiT yang di kelola oleh rekan Dedi Suherman +
Diatherman. Jadi yang banyak muncul disini cuma obrolan-obrolan ringan,
saya kira wajar saja. Asal jangan kelewatan dan mohon anda yang *senior*
memahami banyak teman kita yang belum memahami aturan diskusi virtual ini.
Kalo memang yang anda inginkan diskusi yang memang *hanya* bernuansa high
tech atau semacamnya, saat ini sudah saya kira banyak forum diskusi virtual
yang menkhususkan diri dibidang itu.
   
>
>Kan salah satu tujuan ikutan Milist ini juga untuk buang stres juga
>karena rutinias pekerjaan kantor. Juga kalo memberikan selamat kepada
>seseorang berarti kita menghargai orang tersebut dan bila orang lain
>juga tau ya..... biarlah biar sama-sama senang....... 
>Gimana Bung Admin?????

Emang sih...
Cuma kalo sekedar bales-balesan ucapan selamat -yang kadang orang yang mau
diselamatin juga nggak ikutan milis ini- kita juga harus menghargai
rekan-rekan kita yang akses internetnya cuma pake dial up, ke bandung lagi :)
Sebetulnya, beberapa teman kita sudah memulai etika ucapan selamat ini
dengan mencatumkan alamat kontak langsung ke ybs, tapi yang baca kadang
nggak merhatiin. Saya sendiri sih masih mentolerir ucapan selamat sekedar
pemberitahuan saja dari pihak yang *merasa* mengetahui peristiwa tersebut
pertama kali, selanjutnya rekan yang lain nanggepinya nggak usah via milis
lagi, langsung ke orangnya saja.

BTW, ada yang berminat jadi ADMIN ?
Capek euy, lumayan ada SHUnya lho... :)
Saat ini SHUnya masih Rp.25.000,- buat siap-siap bayar iuran tahun depan :)


Wassalam, 

Ian

Kirim email ke