Assalamualaikum wr wbr.
Melihat home page STT Telkom, ada beberapa analisa yang dapat saya
kemukakan
1. Home page STTTelkom dibikin oleh group Witessa / wirasada. (dapat
anda lihat di bawah homepage)
2. ISI DARI HOME PAGE STTT MERUPAKAN BUKTI KETIDAKMAMPUAN PIHAK STT
TELKOM (WEBMASTER) DALAM MENGELOLA HOME PAGE STTTELKOM, DAN HP INI
DIBIKIN OLEH GROUP WITESSA (WIRASADA) YANG SECARA MORAL HARUS
BERTANGGUNG JAWAB ATAS UPDATE/TIDAKNYA ISI HOMEPAGE INI. (Dapat dilihat
informasinya yang ditampilkan adalah orang-orang witessa, dan informasi
terbaru yang ditampilkan). ARTINYA MEREKA (WEBMASTER/WITESSA) KURANG
PROFESIONAL. (Saya berharap mereka / witessa membaca milis ini) dan
tidak meninggalkan content dari site ini., dan segera mengupdatenya.
3. Maaf, bukan saya ingin menjelekkan nama STTTELKOM, pihak rektorat
(dalam hal ini PUSKOM) kurang mempunyai SENSE OF TECHNOLOGY. Mereka
kurang dapat mengelola dan serius menangani homepage ini. Sepertinya
mereka belum siap menerima kehadiran INFORMASI TEKNOLOGI BERBASIS
TCP/IP. Ini dapat dilihat layak atau tidaknya home page ini. Saya
melihat kurangnya pembangkitan minat untuk mengelola site ini secara
bersama-sama dengan mahasiswa. Di lapangan banyak laboratorium / ukm-ukm
yang sudah membikin homepage, tapi entah kok hasil karya mereka kurang
diakomodasi, mereka kurang menjemput bola. Jadi distribusi pengelolaan
content ini kurang ada, dapat diketahui bahwa stttelkom hanya mempunyai
1 web server yang dapat dipublish (karena keterbatasan IP resmi), jadi
perlu untuk mendistribusikan pengelolaan isi homepage ini.(kecuali kalau
mereka MAU BERBESAR UNTUK BERBAGI-BAGI IP RESMI ke Masing - masing
jurusan ).
4. Kurangnya peranan dan keterlibatan mahasiswa di dalam pengelolaan web
site.ini, akibat dari ini, gebyar RISET DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
INFORMASI TCP/IP TIDAK TAMPAK. Dapat diketahui, BAHWA STTTELKOM
MEMPUNYAI 14 IP RESMI, 4 TERPAKAI (DIKELOLA PUSKOM dan sebagian DOSEN),
DAN 10 TIDAK TERPAKAI. SAYA MEMBAYANGKAN BAGAIMANA HASILNYA JIKA IP TAK
TERPAKAI INI DIBAGIKAN KE MASING-MASING JURUSAN, DAN PENGELOLAAN DAN
PENGGUNAAN IP DI TIAP JURUSAN DIKELOLA OLEH MAHASISWA (Asumsi saya,
dosen sudah tidak punya waktu lagi). DAMPAKNYA AKAN SEMAKIN BANYAK DAN
KOMPETITIF WEB SITE YANG DIHASILKAN. Semakin banyak mahasiswa akan
belajar apakah TCP/IP, apakah web, bagaimana membuat web, bagaimana cara
kerja TCP/IP, bagaimana mensetting mail server, bagaimama memakai LINUX
:-), dll.
Yang terjadi malah sebaliknya ,sebagian Mahasiswa disini hanyalah
pengguna mIRC yang tiap malam begadang, dan malahan bolos kuliah /
ujian, dan akhirnya menjadi korban CINTA berbasis TCP/IP. Saya tidak
mendengar riset - riset di IT. Padahal kita harus mengejar
ketertinggalan yang ada, mengingat Internet booming tahun 1995,
sedangkan kampus 'kejatuhan rejeki internet' akhir tahun 1998.
5. Semoga ini dapat membantu
Wassalamualaikum wr wbr.
Wa'Allohualam bishowab
Johan
613950037
Member of Academic Information Infrastructure
(salah satu grup riset yang hampir terpendam).