Duh, saya jadi nrenyuh mendengar perjuangan rekan-rekan mhs. ini. Saya
yang dulu nggak pernah terlibat dalam pembangunan network STTT jadi
salut banget atas kerja keras anda semua.
Eh, tapi ngomong-ngomong, selain numpahin uneg-uneg di milis ini, apa
udah coba dibicarakan "dari hati-ke hati" kekesalan anda ini ke pihak
institusi. Kalo sama satu orang mentok, ya nyari orang lain lah, yang
kira-kira mau ndengerin. Kalo perlu, bikin aksi duduk deeech...!!
Eva Kurnia Damayanti
Sisfo Kandatel Bandung
Telp : 022-4540170
Fax : 022-437595
> -----Original Message-----
> From: Haminullah [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Wednesday, April 14, 1999 12:16 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [stttelkom] HP STT Telkom
>
> Assalamu Alaikum Wr.Wb !!!!
>
> Wah...Kena kamu Jo (hehe....he.he )
> Pak Nurain dan rekan-rekan sekalian, mungkin teman kita ini sebenarnya
> pingin mengungkapkan rasa kekecewaannya.
> Dulu pada waktu pembangunan infrastruktur jaringan kampus, rekan kita
> ini punya andil yang sangat besar. Dan waktu itu teman kita ini sempat
> jadi Admin sebelum kemudian digusur bersama-sama teman AII lainnya
> dari Lab IMS. Waktu itu saya tahu sendiri, dibawah pengelolaan
> rekan-rekan, sangat sukar untuk mengakses site-site porno.
> Sekarang semuanya telah berubah. Mungkin rekan kita ini sangat kecewa.
> Ketika rekan-rekan semua berusaha untuk mengejar ketinggalannya dari
> rekan-rekan lainnya ( Ingat !!!! Internet baru masuk kampus sekitar
> akhir tahun 1998), malah mereka harus digusur.
> Rekan-rekan kita sebenarnya nggak minta terlalu banyak, cukup dukungan
> dan restu dari pihak pengelola kampus. Tapi, bagaimana mungkin !!!!!
> Jangankan dapat dukungan, malah diusir dari Lab IMS.
> Bagaimana bisa maju kalau iklimnya seperti ini.
> Kembali ke masalah di atas !!!!!!
> Pada dasaranya, pembuatan infrastruktur jaringan kampus serta
> konektifitas Internet bukan sekedar browsing mencari informasi, tetapi
> lebih dari itu. Teman-teman di sini bukanlah mental user tok !!!! Yang
> cuma bisa mengakses internet. Tetapi teman-teman pingin yang lebih.
> Sebagai calon-calon sarjana wajar kalau mereka ingin tahu lebih
> banyak.
>
> Sebagai bahan perbandingan. Saya ingin cerita pengalaman saya pada
> seminar ASPACTEL sekitar akhir tahun 1997 di Jakarta.
> Waktu itu ada presentasi dari mahasiswa-mahasiswa teladan dari
> berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka adalah ITB, ITS, UI,
> dan UGM (tolong dikoreksi kalo ada yang salah). Mereka semua ngobrol
> masalah jaringan kampus mereka.
> Sedangkan waktu itu STT Telkom hanya dapat kesempatan jadi pendengar.
> Saya kira sebagai kampus yang punya visi untuk menjadi Center of
> Excellent di bidang telekomunikasi, kita mestinya malu karena nggak
> dapat peran apa-apa.
> Teman-teman di sini sadar, mungkin penyebabnya STT Telkom belum
> sanggup untuk itu.Kita masih terlalu polos untuk ngomong masalah IT.
> Tapi, teman-teman tidak lantas menerima begitu saja. Teman-teman lewat
> tim AII berusaha untuk mengejar ketinggalan tersebut.
> Hasilnya, yah seperti sekarang ini. Teman-teman sudah bisa ngakses
> internet, nggak perlu malu-malu kalo diminta alamat e-mailnya,
> teman-teman juga sudah sanggup membangun infrastruktur jaringan
> sendiri, bikin HP sendiri.....dll (untuk lebih lengkapnya main sini
> aja deh.... Oh yah di kampus lagi rame lho, lagi ada FUN SOCCER, so
> sini aja, lumayan buat ....).
>
> Buat Johan dan teman-teman AII lainnya, mari kita selalu menjaga
> stamina. Ingat !!!!! Perjuangan kita masih panjang.
>
> HIDUP MEMANG SUSAH, TAPI ANAK-ANAK HARUS TERUS MAJU.
> Kera Sakti aja harus menempuh sebanyak 999 bahaya untuk mendapatkan
> kitab Suci. Masak kita kalah sama mereka.
>
> Wassalam
>
> =============================
> HAMINULLAH
> 111950206
> Mahaiswa Teknik Elektro angkatan 95
> =============================
>
> *********** REPLY SEPARATOR ***********
>
> On 4/12/99, at 5:00 PM, nurain wrote:
>
> >Dear tuan user5,
>
> -------------deleted------------