Kemarin saat RUPS ada permintaan dari pemerintah selaku pemegang saham
mayoritas kepada direksi untuk mengerjakan beberapa PR khususnya masalah
restrukturisasi Telkom. Mereka memberi waktu 3 bulan kepada direksi untuk
mengkaji hal tsb.

Saya melihat ada maksud-maksud tertentu didudukkannya P Anwar ini sebagai
KOMUT TELKOM. Melihat posisinya sebagai sekjen DepHub jelas sekali produk
DepHub juga akan disisipkan ke TELKOM. Jika saya boleh lebih menjurus lagi
produk yang saya maksud tentu saja Blue Print Reformasi Sektor
Telekomunikasi INdonesia. Artinya masuknya P Anwar ini untuk menggolkan blue
print ini. Kemudian KSO akan di JVC-kan. Telkom dan Indosat kemudian dijual
dan ditandingkan dalam waktu dekat walaupun dimata TELKOM proses ini kurang
fair..... Saya melihat jika ini terjadi tidak lama lagi TELKOM akan
bubar......????



From: bhidayat <[EMAIL PROTECTED]>


> Saya pernah diskusi denganPak Anwar Supriadi, memang kalau TELKOM ingin
> dimengerti permasalahannya oleh Komut, Beliau mesti dibantu tentang inti
> permasalahan Telekomunikasi, yang juga menyangkut pola bisinis TELKOM,
teknologi
> serta hal-hal yang jauh berbeda dg pola "transportasi", dimana
telekomunikasi
> mutlak diperlukan "interaktif", yaitu suatu proses hubungan baru dianggap
> seleseai/suskes kalua message sampai ke tujuan, dan tujuan langsung
membalas
> (atau sedikit terlambat--- Fax dll).
> Jadi tugas dari masing-masing kita haruslah memberi masukan yg benar,
namun itu
> tergantung pd eselon1 dan eselon 2 yg harus memberi tahu. Sedangjan lewat
miliist
> ini say coba inventory dan semoga saya bisa memberikannya pd Pak anwar
melalui
> saluran saya.
> Mungkin yh bisa segera adalah integrasi Fastel pd Public Transport ????


Kirim email ke