Daftar berita terlampir:
* Pengelolaan Air Sungai Brantas Bisa Diterapkan di Daerah Lain (2001-06-22)
* Hari Ini Air Bening Waduk Wonorejo Mengalir ke Kota Pahlawan (2001-06-21)

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Pengelolaan Air Sungai Brantas Bisa Diterapkan di Daerah Lain
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=943
Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri menilai sistem pengelolaan air Sungai Brantas, 
yang mengalir di Jawa Timur, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan bagi 
masyarakat maupun lingkungan. 
"Saya melihat pengelolaan secara terpadu sumber daya air Sungai Brantas ini dapat 
diterapkan di wilayah lain di negara kita secara bertahap. Karena itu seiring dengan 
konsep pengembangan wilayah dalam rangka pembangunan, saya minta Menteri Permukiman 
dan Pengembangan Wilayah bersama Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah dapat 
mengambil langkah-langkah bagi penerapan pola ini di daerah lain," kata Wapres saat 
meresmikan Bendungan Wonorejo, di Tulungagung, Jatim, kemarin. 
(Media Indonesia, 2001-06-22)



Hari Ini Air Bening Waduk Wonorejo Mengalir ke Kota Pahlawan
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=942
MESKI ketika itu usianya baru 11 tahun, suara ledakan dinamit pada 3 Agustus 1982 
silam yang meluluh-lantakkan sebagian kaki bukit Gunung Wilis, samar-samar masih 
diingat oleh Nurhadi (30), warga Desa Wonorejo, Kec. Pagerwojo, Kab. Tulungagung. 
Nurhadi memang bagian dari 1.429 kepala keluarga (KK) atau 7.132 jiwa penduduk Desa 
Wonorejo, Kedungcangkring, dan Wonosari yang kemudian merelakan tanah kelahirannya, 
untuk kepentingan proyek pembangunan waduk. 
Sembilan belas tahun, sudah berlalu. Suatu siang, dengan sebilah sabit di tangan, 
Nurhadi yang kini sudah beranak satu, tampak melepas penat setelah hampir seharian 
menyiangi rumput-rumput liar di tepi jalan aspal. Ia duduk di suatu ketinggian, 
matanya memandang kemilau air bening yang telah menenggelamkan kampung halamannya. Tak 
tebersit rasa sesal, karena orangtuanya memang sudah menerima ganti rugi dan ia 
sendiri mendapat lapangan kerja sampingan, kendati kasar. 
(Surabaya Post, 2001-06-21)




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id


Kirim email ke