Daftar berita terlampir: * Dangkalnya Air Sungai Kapuas Jangan Dianggap Sepele Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Dangkalnya Air Sungai Kapuas Jangan Dianggap Sepele http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1397 Musim kemarau yang berlangsung sejak awal Juli 2001 di Kalimantan Barat (Kalbar), benar-benar menimbulkan kesulitan bagi masyarakat di daerah itu. Kini, hampir semua sungai di sana semakin menyusut dan dangkal airnya, sehingga arus mobilisasi penumpang dan barang dari dan ke wilayah pedalaman lewat sungai mulai terganggu. Harga barang kebutuhan pokok pun melonjak drastis hingga beberapa kali lipat.Pemantauan Kompas di Sintang, Jumat (20/7), menunjukkan, permukaan air Sungai Kapuas yang mengalir di jantung kota itu mengalami penyusutan dan pendangkalan cukup parah. Lebar sungai yang biasanya sekitar 250 meter, yang berair kini hanya tersisa kurang lebih 25 meter. Kedalaman normal 20 meter telah menyusut tajam, tinggal sekitar 40 sentimeter. (Kompas, 2001-07-21) --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id
