Metro Menjual Barang Rusak
Kompas, Rabu, 31 Desember 2008

Tanggal 23 November 2008 saya membeli barang atau mainan mobil-mobilan 
Hotwheels seharga Rp 399.900 di Metro Department Store Mal Taman Anggrek. 
Setelah tiba di rumah, mainan tersebut saya buka untuk dimainkan.

Alangkah terkejutnya saya karena mainan tersebut tidak dapat dihidupkan. 
Tanggal 29 November 2008 saya datang kembali ke Metro Department Store Mal 
Taman Anggrek, bertemu dengan Bapak Rizal, untuk mengklaim kerusakan mainan 
tersebut. Setelah diperiksa oleh beliau, akhirnya mainan itu diganti dengan 
yang baru yang telah dicoba sebelumnya.

Setelah dua hari dari penggantian, mainan itu baru saya buka kembali. Ternyata 
sama seperti dengan barang sebelumnya. Mainan tersebut tidak dapat dihidupkan. 
Sampai satu minggu kemudian saya tidak dapat menukarkannya kembali karena ada 
perayaan hari raya Idul Adha, yang kebetulan saya laksanakan di luar kota.

Tanggal 14 Desember 2008 saya datang kembali ke Metro Department Store Mal 
Taman Anggrek dan bertemu dengan Bapak Tulus Aria (supervisor store) dan Bapak 
Rizal untuk meminta penggantian lagi dengan barang baru. Ternyata mereka 
mengatakan bahwa mainan tersebut tidak dapat ditukarkan atau diganti dengan 
yang baru karena sudah melewati batas penggantian yang diberi waktu tujuh hari.

Alangkah terkejutnya saya. Kesal dan membosankan. Dua kali saya pergi ke Metro 
Department Store Mal Taman Anggrek hanya untuk ”menukarkan barang” yang rusak 
dan mengganggu aktivitas kerja saya. Tidak ada tanggung jawab dari pihak Metro 
Department Store untuk melakukan ”penggantian”. Padahal, barang atau mainan 
tersebut ”tidak ada cacat” selama dipegang atau dibeli oleh saya. Baik lecet 
maupun tergores.

Kalau untuk klaim barang yang berbeda dalam kurun waktu 1-2 minggu, bagi saya 
tidak masalah kalau tidak diganti. Tetapi, barang tersebut adalah barang yang 
sama selama dua kali dalam kurun waktu 1-2 minggu. Karena itu, saya berpikir 
bahwa selama dua kali penukaran, barang/mainan tersebut adalah ”barang rusak”.

Kenapa Metro Department Store menjual barang/mainan ”rusak”. Mainan tersebut 
tidak seimbang dengan harganya. Kalau memang Metro Department Store ingin 
”menjual barang rusak”, harga barang tersebut harus di bawah harga pedagang 
kaki lima (pinggir jalan). 

Achmad Dedy Sutedy Jl. Kayu Putih 1 No 8 Jakarta Timur 13260


Sumber: Harian Kompas
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/31/01195618/redaksi.yth


      Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Informasi Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke