Sediakan Dana agar Tak Digebuki Polisi
Kompas, Senin, 5 Januari 2009

Betapa mengecewakan jajaran Polres Jakarta Timur. Pada Senin, 1 Desember 2008, 
saya mendatangi Polres Jakarta Timur untuk menjenguk tetangga saya yang 
ditangkap karena dituduh sebagai preman jalanan.

Saya agak terkejut mengetahui bahwa tetangga saya selama ditahan ternyata tidak 
boleh menggunakan celana panjang, tidak mendapatkan bantuan hukum, serta tidak 
mendapatkan surat penangkapan dan penahanan. Lebih terkejut lagi karena 
tetangga saya yang ditangkap itu bukan preman seperti yang dituduhkan polisi, 
apalagi dituduh melakukan pemerasan, seperti dalam BAP yang dibuat polisi.

Yang saya tahu, tetangga saya ini adalah petugas yang ditunjuk ketua RW untuk 
mengumpulkan iuran pedagang kaki lima yang berjualan di wilayah RW kami. 
Penunjukan itu merupakan keputusan bersama warga dan pengumpulan iuran itu 
dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya untuk kepentingan warga RW. Karena 
itu, ia tidak melakukan pemerasan. Ia hanya menarik iuran. Lagi pula, ia 
mempunyai pekerjaan tetap: sebagai pedagang kaki lima seperti teman-teman yang 
terkutip iuran.

Setelah ia ditangkap, petugas polisi (Bripka A) rupanya meminta dana sebesar Rp 
1 juta kepada istri tetangga saya itu sambil mengatakan, ”Kalau tidak mau 
digebuki malam ini, sediakan dana 1 juta.” Kebetulan istri tetangga saya itu 
hanya bisa menyediakan Rp 500.000. Saya mencoba membantu dengan menghadirkan 
pengacara, tetapi polisi menangguhkan penahanan.

Saya yakin sekali bahwa polisi telah salah tangkap karena pada saat bersamaan, 
polisi tidak menahan beberapa preman sungguhan yang tertangkap bersamaan dengan 
tetangga saya. Program Kepala Polri memberantas premanisme memang bagus, tetapi 
realisasi di lapangan sangat mengecewakan kami sebagai warga.

Janganlah tetangga saya yang tidak bersalah hanya dijadikan kambing hitam dan 
alat pemenuhan target perintah Kepala Polri demi keinginan oknum Polres Jaktim 
menaikkan prestasinya.

Yudi Haryono 
Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta


Sumber: Harian KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/05/00252913/redaksi.yth.


      Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? 
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Informasi Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke