Griya Sawangan Asri Bermasalah
Kompas, Selasa, 6 Januari 2009

Saat ini bila kita bepergian dari Sawangan menuju Depok, tidak jauh dari 
perumahan Arco Sawangan kita akan melihat umbul-umbul proyek pembangunan 
perumahan baru: Griya Sawangan Asri dengan pengembang: PT Alka (021-77887367) 
dan Pemasaran: PT Herwindo Utama (021-87923864/ 93784088).

Bila melihat sejarahnya, sebetulnya areal tanah tersebut sudah merupakan 
kapling yang disiapkan oleh PT Bangun Cipta Sarana yang dimulai pada 
pertengahan tahun 1970-an hingga 1980-an. Almarhum orangtua saya setelah 
pensiun membeli kapling tersebut pada tahun 1977 dengan cara mencicil hingga 
lunas pada tahun 1980.

Jika tanah tersebut masih banyak yang kosong, hal tersebut dikarenakan pemilik 
kapling saling menunggu pemilik kapling lainnya membangun rumah di lahan 
tersebut. Pada tahun 1980-an daerah tersebut masih sepi sehingga dengan alasan 
keamanan, mereka belum berani membangun terlebih dahulu.

Pembangunan perumahan oleh PT Alka adalah penjarahan kapling PT Bangun Cipta 
Sarana yang kesekian kalinya. Pelakunya pun adalah orang yang sama (AS), 
seorang mafia tanah. Bagaimana mungkin orang tersebut bisa melakukan hal yang 
sama beberapa kali, tentunya dengan bantuan pihak Kelurahan Duren Seribu, 
Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Tanpa izin pihak kelurahan, tidak mungkin 
seseorang bisa membawa buldoser untuk melakukan penggusuran sampai beberapa 
kali.

Kelurahan Duren Seribu juga mempunyai kepentingan dengan pajak (PBB) yang 
mungkin tidak dibayar oleh beberapa pemilik kapling. Hingga saat ini, setelah 
orangtua saya meninggal, saya selalu tetap membayar PBB setiap tahun. Lahan 
yang ada sebetulnya tidak telantar, tetapi justru dimanfaatkan oleh masyarakat 
sekitar (para penggarap) untuk ditanami sayuran, umbi-umbian, dan lain-lain. 
Saat ini para penggarap lahan sudah diminta pergi dengan diberi uang ganti rugi 
oleh pihak pengembang.

Kami pernah menghubungi pihak PT Alka mengenai penyerobotan tanah milik kami, 
tetapi mereka tidak merasa bersalah dengan dalih mereka sudah membeli tanah 
tersebut dari pemiliknya. Bila kita melihat di lapangan, ada dua buldoser yang 
melakukan penggusuran, dibekingi oleh orang-orang berpakaian tentara. Saya 
mendokumentasikan situasi di lapangan di kapling PRT Bangun Cipta Sarana.

Anung Anindito 
Bogor


Sumber: Harian KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/06/00310056/redaksi.yth


      Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? 
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Informasi Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke