Keterpurukan Indonesia akibat Korupsi Kompas, Rabu, 7 Januari 2009
Keterpurukan Indonesia terutama diakibatkan korupsi, kolusi dan nepotisme yang sudah kronis dan sistematis dilakukan oleh aparatur negara. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa di lingkup instansi pemerintahan, KKN itu berlangsung sejak perekrutan, penempatan, pendidikan lanjut, kenaikan pangkat, hingga penerbitan surat keputusan pensiun. Sudah jadi pengetahuan umum pula bahwa aparatur negara mengorupsi APBN/APBD. Telah jadi permakluman bahwa rakyat harus mengeluarkan biaya ekstra untuk pembuatan KTP, SIM, paspor, IMB, sertifikat tanah, berbagai perizinan, dan berbagai macam pungli lain. Korupsi dilakukan karena pemenuhan kebutuhan hidup aparatur. Untuk memberantas korupsi, pemerintah/negara harus dapat memberi gaji yang mencukupi aparaturnya hingga seluruh kebutuhan hidup dan keluarganya terpenuhi secara wajar. Jika masih korupsi dengan gaji yang begitu, pegawai harus dihukum berat, bila perlu dihukum mati. Yang lebih sulit dan lebih penting adalah membenahi moral aparatur negara. Program sebagus apa pun dari presiden tidak akan bisa efektif jika biang keladinya tidak dibenahi. Siapa pun harus mengakui tidak pernah ada pemerintahan sehebat SBY-JK dalam melakukan penindakan koruptor. Namun, itu pun belum membuat jera hingga kita tetap juara korupsi di ASEAN. Sungguh memalukan. Siapa pun presiden mendatang, pada awal pemerintahannya harus segera melakukan revolusi birokrasi yang programnya bisa dirumuskan oleh orang-orang yang betul-betul pakar dan profesional. Birokrasi harus diisi oleh orang-orang yang berkarier secara profesional; pejabat jangan titipan partai karena akan terjadi simbiosis antara pejabat dan partai yang berujung pada korupsi. Asep Arifin Senjaya Jalan Jayagiri, Dangri Kelod, Denpasar Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/07/00394026/redaksi.yth Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru. Akhirnya datang juga! http://id.messenger.yahoo.com ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Informasi Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
