Mengaku Hakim dan Tidak Sopan Kompas, Kamis, 15 Januari 2009
Merujuk surat di Kompas (5/1), ”Surat buat Kepala Polda Sulsel” oleh Saudara David H, dengan ini kami sampaikan bahwa dalam memberikan pelayanan, Polri senantiasa berpegang pada etika profesi dan standar prosedur yang ditetapkan. Beberapa hal tidak disebutkan oleh Saudara David H lewat suratnya ke publik sehingga memancing amarah Kepala Unit Reskrim Polsekta Tamalate. Dalam laporannya, Kepala Unit Reskrim Polsekta Tamalate menjelaskan bahwa pada 29 November 2008, Saudara David H datang dua kali bersama seorang perempuan (Saudari Nia) dan diterima serta dilayani baik oleh Kepala Unit Reskrim. Bahkan, yang bersangkutan minta diantar ke ruang tahanan untuk bertemu dengan pelaku. Dijelaskan, kasus ditangani sesuai dengan prosedur dan administrasinya sudah lengkap, tinggal dikirim ke kejaksaan. Kemudian, Saudara David H meminta kasus ini dilanjutkan dan mengatakan, korban akan mengeluarkan banyak uang untuk mengurus kasus itu. Pada pukul 20.15 Wita, yang bersangkutan datang lagi bersama seorang laki-laki (Saudara Shudel Nadjir—mengaku seorang hakim di Sinjai) untuk bertemu Kepala Unit Reskrim. Dalam pertemuan itu, Saudara Shudel Nadjir dengan suara keras dan tidak sopan, sambil menyulut rokok, menanyakan perihal kasus itu, termasuk SPDP-nya. Karena Saudara Shudel Nadjir tidak sopan dan etis, Kepala Unit Reskrim Polsekta Tamalate Iptu PM Nababan mempersilakan beliau keluar dari ruangannya. Standar prosedur pelayanan Polri tetap mengacu pada Kode Etik Profesi, tetapi diharapkan setiap anggota masyarakat yang datang ke Mako Polri menghormati peraturan internal yang berlaku. Laporan Kepala Unit Reskrim menyebutkan, yang bersangkutan bukan keluarga langsung korban maupun penasihat hukumnya sehingga patut dipertanyakan dalam kapasitas apa datang ke polsek dan menanyakan kasus dimaksud. Dalam setiap penanganan kasus, Polri tetap transparan dan akuntabel serta menjunjung tinggi hukum sehingga diharapkan semua pihak tidak mengintervensi setiap kasus yang sedang dalam proses hukum. Dari awal kami berkomitmen untuk tetap melanjutkan kasus ini, dan hal itu sudah disampaikan oleh Kepala Unit Reskrim tentang posisi penanganan kasusnya. Komisaris Besar Herry Subiansauri Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/15/00144777/redaksi.yth Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
