Pembelian Kapal Selam Jangan Ditunda Lagi Sinar Harapan, Rabu, 14 Januari 2009
Redaksi Yth, Membaca berita tentang pembelian kapal selam baru yang tertunda-tunda (Sinar Harapan tanggal 10 Januari 2009) sangat mengejutkan warga Hiu Kencana, yaitu para mantan awak kapal selam yang selama ini sudah menantikan kebijakan pemerintah untuk menambah jumlah kapal selam kita. Di masa yang lalu kita dengan 12 kapal selam sangat disegani, tetapi sekarang ini dengan Australia memiliki kapal selam enam kelas Collins (3.000 ton), Malaysia dua kelas Scorpene (1.700 ton) dan Singapura empat kelas Challenger (1.500 ton) dan dua kelas Vastergotland (1.700 ton), lautan kita yang 6 juta km2 hampir tanpa pengawal. Seharusnya kalau Bappenas sudah memasukkan pengadaan kapal selam dalam perencanaannya, Depkeu sudah menyediakan anggarannya dan TNI AL sudah menyerahkan spesifikasi teknisnya, maka Dephan tinggal menyelesaikan administrasinya dan sama sekali tidak berhak mengalihkan penggunaan anggaran itu untuk keperluan lain. Pengadaan sistem senjata termasuk kapal selam tidak lazim ditenderkan, karena ada spesifikasi tertentu dan tidak semua negara mengizinkan ekspornya. Kalau dari satu galangan kapal ditenderkan melalui sejumlah makelar, maka rawan mark-up dan korupsi yang sudah bukan zamannya sekarang ini. Kita juga jangan lagi membeli senjata dari negara-negara yang sangat menghambat pengoperasiannya, yaitu negara-negara yang memberi sanksi embargo di kala senjata itu kita perlukan, sehingga yang tersisa adalah Prancis dengan Scorpene (1.700 ton), Rusia dengan Kilo 636 (2.000 ton) dan Korea Selatan dengan Yunyi/U-214 (1.400 ton). Ketiga jenis kapal selam itu top-class sekarang ini. Jika ketiga jenis itu memenuhi spesifikasi teknis TNI AL, Dephan tinggal menentukan yang paling sesuai dengan anggaran yang disediakan pemerintah. Sekali lagi jangan sampai ditunda lagi karena kita akan kehilangan satu tahun yang berharga dan tidak ada jaminan pemerintah yang akan datang akan mengalokasikan anggaran untuk pembelian kapal selam. Wahyono SK, Laksda TNI (Purn) Mantan Komandan KRI Wijayadanu dan KRI Nagabanda Sumber: Harian Umum Sore SINAR HARAPAN URL: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0901/14/opi02.html Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
