SBY Tegur Pejabat Tak Tegas Suara Pembaruan, Selasa, 20 Januari 2009
Kecelakaan kembali terjadi. Kapal laut tenggelam dengan korban ratusan orang. Kita merasa miris atas sistem transportasi kita yang begitu mudah mengumbar nyawa penumpangnya. Korban berjatuhan bukan hanya di laut, tapi juga di udara (kecelakaan pesawat) dan di darat, seperti yang lalu-lalu. Tampaknya hal ini menggugah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Paling tidak hal tersebut terlihat dari instruksi Presiden SBY kepada Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal untuk bertindak tegas terhadap para pihak terkait moda transportasi. Presiden SBY memerintahkan agar tidak lunak dan tidak permisif dalam upaya investigasi dan penegakan hukum atas musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Teratai Prima O di perairan laut Majene, Sulawesi Barat, yang menelan banyak korban. Perhatian Presiden SBY tersebut seharusnya menjadi perhatian aparat terkait agar korban akibat kelalaian tidak terus berjatuhan. Termasuk korban banjir yang setiap musim hujan selalu menjadi korban akibat masing-masing pihak tidak berpikir komprehensif untuk mengatasinya. Sebagaimana diketahui Presiden SBY meminta Gubernur DKI untuk segera menyelesaikan pembangunan Banjir Kanal Timur yang belum juga selesai, sehingga dapat mengurangi dampak banjir. Langkah dan instruksi Presiden SBY di atas akan efektif apabila kita, sebagai masyarakat, juga melakukan langkah-langkah yang konstruktif. Dengan demikian, instruksi tersebut betul-betul dilaksanakan oleh aparat terkait. Terkait dengan kecelakaan transportasi, misalnya, kita harus bisa menolak dan menegur kecerobohan para penyedia jasa transportasi yang lebih mengutamakan pemasukan uang dan mengabaikan keselamatan penumpang. Begitu juga dengan banjir, kita juga harus bisa mawas diri dan menjaga lingkungan agar tidak diserobot oleh para pemilik modal bagi pembangunan gedung-gedung yang justru dapat menambah ancaman terjadinya banjir. Pada intinya, kerja sama semua pihak akan menjadi kunci mengatasi semua bencana, termasuk krisis multi dimensi yang belum juga usai. Masihkah kita bisa bekerja sama? Semoga. S Xinalaky Jl Kramat Raya, Paseban, Senen, Jakarta Pusat saidixinnalecky @yahoo.com Sumber: SUARA PEMBARUAN URL: http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=4087 Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
