KTA HSBC dan ATM BNI Kompas, Rabu, 21 Januari 2009
Pada 6 Mei 2008 suami saya membayar angsuran kredit tanpa agunan (KTA) HSBC via ATM BNI sebesar Rp 782.000. Rekening tersebut sudah didebit, tetapi tidak terbayar ke HSBC. Pihak HSBC setengah memaksa meminta untuk dibayar kembali tagihan tersebut. Karena dipaksa, akhirnya dibayar lagi dengan harapan pembayaran pertama dapat pengembalian dari BNI. Pada 6 Mei 2008 dibayar lagi angsuran KTA via ATM BNI sebesar Rp 782.000 dan rekening sudah didebit, tetapi lagi-lagi tidak terbayar ke HSBC. Karena ditagih terus oleh HSBC, akhirnya KTA dilunasi dan tetap berharap pembayaran yang kedua dapat pengembalian dari HSBC/BNI. Hitung-hitung, saya sudah rugi sebesar Rp 1.564.000. Saya sudah mengadukan ke HSBC dan juga ke BNI, bahkan sudah tiga kali suami saya datang ke cabang yang mengelola ATM BNI. Yang mengherankan, pengaduan sudah berlangsung lebih dari tujuh bulan. Bagaimana bank sebesar BNI tidak menanggapi dengan serius pengaduan nasabah? Saya tidak tahu harus bagaimana lagi agar uang saya kembali. AZIZAH Dana RT 004 RW 004, Grogol Petamburan, Jakarta Barat Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/21/00583031/redaksi.yth Pemanasan global? Apa sih itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
