Lurah Berpistol Bergaya Koboi di Jalan Raya
Kompas, Rabu, 21 Januari 2009

Pada 3 Januari 2009 sekitar pukul 11.00 di depan Taman Metropolitan Cileungsi, 
Bogor, ketika sedang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba saya ditabrak oleh 
mobil dari belakang. Sepeda motor saya tidak rusak, tetapi saya turun dari 
sepeda motor untuk sekadar bertanya, mengapa ditabrak.

Tiba-tiba pengemudi keluar dari mobil untuk menghardik saya. Dengan kata-kata 
kasar dan arogan ia menantang dan bersiap mencabut pistol yang dililitkan di 
pinggangnya. Karena situasi yang sudah tidak terkendali, saya lari menghindar 
dan melapor kepada pihak berwajib yang terdekat, yaitu Pos Polisi Cileungsi, 
dan petugas bereaksi cepat menghentikan mobil pria bersenjata itu.

Yang bersangkutan diminta oleh polisi untuk turun dari mobil dan selanjutnya 
dimintai keterangan. Setelah diperiksa polisi, ternyata dia mengaku seorang 
lurah di wilayah Jakarta Pusat (berinisial YWP) dan mempunyai surat izin 
kepemilikan senjata. Sewaktu dimintai keterangan, dia permisi untuk berbicara 
secara pribadi dengan polisi itu, sementara saya duduk menunggu dengan ayah 
bersangkutan yang seorang pensiunan TNI berpangkat pelda.

Setelah beberapa lama kemudian polisi itu keluar dengan yang bersangkutan dan 
mengatakan kepada saya bahwa hanya terjadi kesalahpahaman dan berupaya 
mendamaikan persoalan itu. Kami bersalaman, tetapi tidak ada sepatah kata pun 
keluar dari mulut yang bersangkutan. Betul-betul keterlaluan. Dia sudah salah 
menabrak saya, bukannya minta maaf, malah berbicara kasar dan menantang 
berkelahi sambil menonjolkan pistol bagai seorang koboi dalam film.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa persoalan itu tidak ditindaklanjuti? Pejabat 
arogan seperti preman diberikan izin untuk memiliki senjata. Padahal, senjata 
genggam apa pun jenisnya yang mempunyai izin dari polisi adalah berbahaya 
apabila ditembakkan dari jarak dekat dan dapat mengakibatkan kematian. Tolong 
Kepala Polri untuk lebih selektif memilih pejabat-pejabat yang diberikan surat 
izin kepemilikan senjata api karena dampaknya langsung terasa terhadap 
orang-orang kecil. 

HMT SITORUS
Jalan Cimahi, Cinere, Depok


Sumber: Harian Umum KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/21/00583031/redaksi.yth




      Ada Naruto, Sandra Dewi dan MU di Yahoo! Indonesia Top Searches 2008. 
http://id.promo.yahoo.com/topsearches2008

------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke