Pengusaha SPBU Protes Pertamina Jawa Pos, Selasa, 27 Januari 2009
Saya adalah pengusaha SPBU 54.673.10 Pronojiwo, Lumajang, yang merasa kecewa atas pelayanan Pertamina. Saat harga BBM akan naik, kami tidak dikirimi BBM. DO (delivery order) macet di Pertamina sampai tiga mingguan. Padahal, BBM sudah kami tebus dan uang sudah masuk ke rekening Pertamina. Tapi, waktu BBM hendak turun, SPBU diminta terus menebus BBM. Bila tidak menebus, akan diskors tiga minggu. Jadi, waktu harga BBM naik, kami rugi. Saat harga BBM turun, kami makin rugi. Waktu harga BBM turun per 15 Desember 2008, kami dijanjikan diberi ganti rugi. Tapi, sampai sekarang sudah lebih dari sebulan kami belum juga menerima ganti rugi yang jumlahnya mencapai Rp 30 juta. Saya sudah beberapa kali menanyakan hal tersebut kepada Kepala Penjualan Area Malang Bapak Jumali. Tapi, menurut beliau, masih belum ada keputusan dari menteri. Jadi, kapan dilunasi ganti ruginya? Apakah cuma janji kosong belaka? Bukankah seharusnya Pertamina dan SPBU saling berkerja sama untuk melayani masyarakat? Mohon tanggapan. IWAN SUGIYONO PUTRA Jl Raya Margorejo Indah A-214, Surabaya Sumber: JAWA POS URL: http://www.jawapos.com/metropolis/index.php?act=showpage&kat=1&subkat=19 ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
