Parkir Taman Bungkul Mahal
Jawa Pos, Selasa, 27 Januari 2009

Beberapa kali ke Taman Bungkul, saya masih tidak mempermasalahkan tarif karcir 
parkir yang dikenakan Rp 1.000, meskipun kadang-kadang jukir (juru parkir) nya 
tidak memberikan karcis. Jumat malam lalu, saya kembali ke Taman Bungkul. Jukir 
saya beri Rp 1.000. Tapi, saya begitu kaget ketika si jukir bilang kurang Rp 
1.000. Sempat saya protes si jukir berompi biru itu (tanda dia jukir resmi 
pemkot). Sebab, biasanya tarif parkir Rp 2.000 hanya ketika malam minggu saja. 

Tapi, si jukir mengatakan bahwa tarif parkir memang naik sejak 3 hari lalu. 
Lho, apa ini tidak keterlaluan? Berdasarkan Perda Parkir Pemkot Surabaya, tarif 
parkir di semua tempat milik pemkot hanya Rp 500. Dengan tarif Rp 1.000 saja, 
yang Rp 500 masuk kantong mereka sendiri. Lah kalau sekarang tarifnya Rp 2.000 
apa jukir ini tidak untung banyak? Apa karena Taman Bungkul sudah ramai 
sehingga mereka seenaknya saja menaikkan tarif parkir? 

Tolong dong Dinas Perhubungan Pemkot Surabaya menertibkan hal ini. Sebab, yang 
diuntungkan tentu si jukir, sementara yang masuk ke pemkot hanya sedikit. Saya 
merasa sangat dirugikan dengan tarif parkir yang begitu mahal itu. 

NISA ALSEENA 
Kranggan Margorejo 32 H, Wonocolo Surabaya 


Sumber: JAWA POS
URL: http://www.jawapos.com/metropolis/index.php?act=showpage&kat=1&subkat=19




      
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke