MER-C Fasilitasi Pembangunan RS di Gaza
Bisnis Indonesia, Rabu, 28 Januari 2009


Melihat kondisi fasilitas medis di Gaza City yang hancur, Tim MER-C 
berinisiatif untuk membantu pembangunan fasilitas medis (rumah sakit) di 
wilayah itu dengan menggunakan donasi dari masyarakat Indonesia.

Inisiatif ini mendapat sambutan yang sangat baik dari Pemerintah Palestina, 
sehingga pada Jum'at (23 Januari) pukul 17.00 waktu setempat, Tim MER-C telah 
melakukan penandatanganan nota kesepahaman rencana pembangunan rumah sakit 
permanen di Gaza City dengan Menteri Kesehatan Palestina, Bashim Naim, yang 
juga disaksikan oleh ulama-ulama Palestina. Pemerintah Palestina juga akan 
memberikan tanah bagi pembangunan rumah sakit ini.

Dalam penandatanganan tersebut, Tim MER-C diwakili oleh Sarbini, sementara 
Joserizal Jurnalis, mewakili masyarakat Indonesia. Penandatanganan ini juga 
turut disaksikan oleh sejumlah wartawan Indonesia yang ada di Gaza.

Setelah kepulangan Tim I ke Indonesia, MER-C akan berkoordinasi lebih lanjut 
mengenai program ini dengan Menkes RI, sekaligus membicarakan kemungkinan 
penggabungan dana bantuan masyarakat Indonesia dengan Pemerintah RI untuk 
pembiayaan pembangunan Rumah Sakit. MER-C juga telah membentuk satu tim khusus 
untuk menangani rekonstruksi pembangunan rumah sakit.

Pembangunan RS diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp20 miliar di luar 
peralatan medis, sehingga perlu dilakukan penggalangan dana lebih lanjut.

Sementara itu, dengan menggunakan dana bantuan dari masyarakat Indonesia yang 
masuk ke rekening MER-C dengan amanah Palestina, MER-C sudah membeli 3 unit 
kendaraan jenis Toyota Hiace. Dua unit di antaranya adalah ambulan seharga 
US$34.500 per unit. Satu unit kendaraan lainnya adalah mobil penumpang 
berkapasitas 16 orang dengan harga US$30.500, yang akan digunakan sebagai mobil 
operasional yang diperlukan untuk mobilitas harian rakyat Gaza City yang banyak 
hancur akibat perang.

Dua mobil ambulan sudah masuk ke Gaza City pada Selasa (20 Januari). Relawan 
MER-C, Faried Thalib, mengawal pengiriman ambulan ini dari Kairo melalui 
Alexandria sampai ke perbatasan Raffah. Satu unit kendaraan penumpang baru 
dapat dikirimkan selang 2 hari kemudian, yaitu pada Kamis (22 Januari). 
Sementara itu, bantuan obat-obatan tahap 2 yang berupa antibiotik injeksi akan 
dikirimkan lebih lanjut.

Rima M 
MER-C, Jl. Kramat Lontar No. J-157
Senen, Jakarta Pusat


Sumber: BISNIS INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id99959.html




      ____________________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke