Tagihan Citibank Merugikan Nasabah Kompas, Jumat, 30 Januari 2009
Citibank telah sengaja melakukan perbuatan menjurus memanipulasi tagihan kartu kredit nasabah. Sebagai nasabah kartu kredit Citibank mulai 2003, saya merasa tak pernah ada hambatan dan selalu membayar tagihan dengan disiplin waktu. Kemudian, atas predikat nasabah yang baik, saya ”dipaksa” harus menerima pinjaman sebesar Rp 10 juta dan dicicil selama 36 kali dengan cicilan Rp 264.443 per bulan. Semuanya berjalan lancar sampai dengan tagihan Oktober 2008, tetap dengan nilai Rp 264.443 per bulan. Namun, tiba-tiba pada November 2008 tagihan membengkak menjadi Rp 4.236.712 (untuk tagihan ke-17 dari 36 kali). Hal itu mengejutkan karena saya tidak merasa berutang dan harus membayar dengan nilai sebesar Rp 4.236.712 per bulan. Berarti saya telah berutang (kalau benar) senilai sekitar Rp 150 juta dan ini tidak mungkin bank memberikan pinjaman tanpa agunan lebih dari Rp 150 juta. Bagi saya, pinjaman sebesar itu tidak mungkin karena saya hanya pensiunan. Saya telah menghubungi layanan nasabah Citibank lewat telepon (7519229), tetapi jawaban dari Saudara Lingga (bagian masalah kredit) tidak ada solusi dan saya tetap harus membayar. Bahkan, kartu kredit saya diblokir meski saya tetap membayar untuk bulan Oktober 2008 sebesar Rp 250.000 dan akhir November 2008 sebesar Rp 500.000. Saya tetap ditagih harus membayar untuk bulan November 2008 minimal sebesar Rp 5.220.179. Soeharyono Jalan Melon B 132, Kompleks Hankam TNI-Cibubur, Jakarta Timur Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/30/00103431/redaksi.yth Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
