Gagal Ikut UN SMA Solo Pos, Kamis, 12 Februari 2009
Membaca berita SOLOPOS edisi Sabtu (7/2) halaman XII berjudul Tak Lulus UN SMP/UNPK Paket B, siswa kelas III dipastikan gagal ikuti UN SMA. Kesimpulan saya, aturan tersebut menghambat manusia untuk menjadi pandai. Saya pernah tidak lulus ujian SMPN pada tahun 1954, tetapi karena saya merasa ketidaklulusan saya bukan karena kebodohan dan saya punya pendapat bahwa mengulang suatu hal yang membosankan, saya masuk SMA swasta. Pada waktu kelas I SMA, ada isu bahwa kalau belum punya ijazah SMP negeri tidak bisa mengikuti ujian akhir SMA (seperti sekarang). Dengan adanya isu tersebut, saya ikut ujian SMP negeri sebagai peserta ekstraneus dan lulus. Ternyata ketika saya ujian akhir SMA syarat tersebut tidak diperlukan. Jadi ijazah SMA negeri saya tahun 1957 sedang ijazah SMP tahun 1955 hanya terpaut dua tahun, (kalau aturan sekarang tidak bisa (fotokopi ijazah SMP dan SMA terlampir). Lulus SMA tahun 1957 saya bekerja dulu satu tahun, baru tahun 1958 masuk Universitas Gadjah Mada. Walau ijazah SMP dan SMA hanya terpaut dua tahun tidak masalah. Dengan demikian, proyek akselerasi dibatalkan saja karena mengikuti SMP hanya dua tahun saja bisa masuk SMA. Winarno Prawiro Suyanto Jl Dr Supomo No 74, RT 01/RW IV, Punggawan, Banjarsari, Solo Sumber: SOLO POS URL: http://www.solopos.co.id/pospembaca.asp Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
