Hentikan Politisasi Kemiskinan Suara Pembaruan, Selasa, 31 Maret 2009
Black campaign kian marak pada masa kampanye pemilu ini. Kita sangat prihatin dengan ulah politisi yang menjadikan kemiskinan sebagai komoditas politik. Bahkan tidak sedikit yang menjadikan kemiskinan sebagai sandera politik. Perilaku politik tersebut terlihat dari iklan-iklan politik yang dimuat di sejumlah media cetak maupun elektronika. Memang bukan parpol atau capres yang memasang. Tapi, lembaga yang seolah-olah independen, namun sebenarnya kaki tangan parpol atai capres tertentu, seperti ada iklan setengah halaman di sejumlah media massa yang mengangkat kegagalan pemerintah mencapai target penurunan tingkat kemiskinan. Pemerintahan SBY-JK memang memiliki target menjadikan angka kemiskinan 8,2 persen. Namun, pada 2008 baru tercapai 15,4 persen. Dan, diprediksi pada 2009 akan turun lagi menjadi 13,5 persen. Komoditas politik yang dimaksud, yakni para tokoh tersebut menggunakan isu kemiskinan semata-mata untuk kepentingan meraih kekuasaan. Namun, mereka sebenarnya tidak pernah berbuat apa-apa untuk ikut mengentaskan kemiskinan. Kita sangat menyesalkan adanya politikus yang menjadikan kemiskinan sebagai sandera politik. Salah satu contoh yang paling nyata adalah disetujuinya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh DPR hanya untuk dua bulan. Seandainya BLT disetujui untuk setahun, tentunya angka kemiskinan angka bergerak turun. Kemiskinan dijadikan sandera. Kesannya malah mereka ingin mempertahankan jangan sampai kemiskinan berkurang, sehingga ada celah untuk memvonis pemerintah gagal mengatasi kemiskinan. Fenomena politik semacam itu, memang tidak bsa dicegah. Tidak bisa dilarang. Untuk itu, diimbau agar para politisi menggunakan rasionalitas dalam menilai pemerintah. Jangan dinilai sepotong-sepotong, nilailah secara keseluruhan.. Kepedulian para tokoh terhadap angka kemiskinan, hendaknya diwujudkan dengan langkah nyata, ikut membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan. Bukan menjadikannya komoditas dan sandera politik. Kalau mau membantu rakyat miskin jangan menunggu jadi anggota DPR dulu atau jadi presiden dulu. Hj Siti Umiyati Jalan Raya Wangun - Tajur Ciawi, Bogor Sumber: SUARA PEMBARUAN URL: http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=6419 Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
