Jangan Hanya Mencela dan Menyalahkan 
Sinar Harapan, Selasa, 31 Maret 2009


Redaksi Yth,

Kebiasaan buruk kembali terulang. Hampir setiap menanggapi tragedi kemanusiaan, 
para tokoh yang dimintai keterangan selalu memberikan kesan menyalahkan pihak 
lain. Demikian juga pada tragedi Situ Gintung di Ciputat. Bencana ini 
menyebabkan 100 orang lebih meninggal dunia, ratusan orang luka dan puluhan 
orang orang masih belum ditemukan. Bencana ini adalah akhir Maret yang kelam 
bagi penduduk Cirendeu Ciputat yang tinggal di seputar danau, membuat kita 
semakin prihatin, karena bencana datang tanpa permisi. 

Semestinya para tokoh mampu memberikan solusi terhadap para korban. Jangan 
memberikan pernyataan yang terus menyesatkan, agar masyarakat korban Situ 
Gitung mendapatkan jaminan terhadap kondisi ke depan serta nasib mereka. 

Juru Kampanye Air dari Walhi Erwin Usman menyampaikan Walhi akan menuntut 
kepada pemerintah agar membuat sistem peringatan dini (Early Warning System) 
kepada masyarakat di sekitar situ di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, 
Depok, Tangerang, Bekasi). Sebelumnya Walhi juga berencana menggugat pemerintah 
karena melihat bencana Situ Gintung murni merupakan kelalaian pemerintah 
menerapkan UU No 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No 
7/2004 tentang Sumber Daya Air cq PP No 42/2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya 
Air dan UU 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Yang menjadi pertanyaan adalah ketika belum terjadi bencana, kenapa semua diam, 
pemerintah daerah, LSM, juga Pekerjaan Umum. Kini setelah bencana merenggut 
ratusan nyawa, semua mengklaim telah melakukan sesuatu, dari perbaikan atau 
lainnya, sementara LSM hanya sibuk memberikan penilaian buruk setelah kondisi 
porak poranda namun tidak memberikan solusi apa pun. Teori bukan hal yang 
dibutuhkan para korban. Solusi lebih utama dan tindakan nyata harus dilakukan 
oleh semua tokoh, baik pemda, LSM Departemen Pekerjaan Umum atau tokoh 
masyarakat. Jangan selalu menjadi hakim di setiap masalah dengan memberikan 
komentar dan menyalahkan pihak lain. Marilah semua berintrospeksi, apa yang 
telah kita perbuat dan apa yang telah diberikan bagi kondisi seperti sekarang 
ini.

N Ikrar Bakti 
Jl Swadaya, Cimanggis Depok, Jabar


Sumber: SINAR HARAPAN
URL: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0903/31/opi02.html


      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke