Birokrasi Proses Masuk Deplu
Kompas, Senin, 13 April 2009

Beberapa waktu lalu Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mendapatkan penghargaan 
dari Menneg PAN Taufiq Effendi karena Deplu dinyatakan sebagai instansi 
penerima pegawai yang paling bersih tanpa KKN. Ini patut dipuji.

Namun bagi saya, proses penerimaan pegawai negeri di Deplu masih dibalut 
birokrasi yang tidak perlu. Misalnya, setiap pegawai yang masuk Deplu harus 
memiliki kartu kuning dari Depnaker. Apa sebetulnya arti penting kartu kuning 
tersebut? Kalau hanya untuk data pencari kerja di Indonesia, bagaimana dengan 
perusahaan swasta yang telah menerima jutaan pencari kerja tanpa kartu kuning? 
Apakah hanya bagi calon yang mau mendaftar menjadi pegawai negeri?

Juga semua ijazah luar negeri yang diterima harus terakreditasi di Diknas. Ini 
sangat diskriminatif. Tahukah Deplu, berapa lama seorang harus menunggu ijazah 
sampai terakreditasi? Mingguan? Bulanan? Obyektifnya, tanya kepada yang sudah 
mengalami. Tidak peduli, apakah calon itu lulusan UCLA, Berkeley, Stanford, 
Yale, Texas (Austin). Bandingkan dengan ijazah perguruan tinggi lokal, bahkan 
perguruan swasta yang (maaf) tidak diketahui reputasinya, dengan instan bisa 
mendaftar.

Belum lagi surat berkelakuan baik yang ada batas waktunya. Berapa persentase 
mahasiswa yang pernah terlibat kriminal diketahui mendaftar jadi PNS? Mengapa 
bukan tes bebas narkoba saja jika mereka sudah lulus administrasi? Ini semua 
proses birokrasi yang perlu dipikirkan. Supaya jadi bahan pertimbangan. 

A Nurleila 
Kembangan, Jakarta Barat




Sumber: KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/13/03012881/redaksi.yth




      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke