Kekisruhan Menyangkut DPT Harus Segera Dibenahi
Bisnis Indonesia, Rabu, 15 April 2009


Kisruh daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan anggota legislatif memang 
begitu mengkhawatirkan. Persoalannya, jumlah warga negara yang tidak masuk 
dalam DPT yang pada akhirnya tidak bisa memilih tidaklah sedikit.

Lepas terlalu mengada-ada atau tidak, angka golongan putih (golput) yang 
jumlahnya diperkirakan bisa mencapai 40% adalah bukti amburadulnya penyusunan 
DPT tersebut.

Boleh jadi sebagian dari mereka yang termasuk golput adalah karena keyakinan 
politiknya. Namun, saya merasa, orang yang tidak berkesempatan memilih karena 
persoalan administratif itu jumlahnya tidak sedikit.

Persoalan DPT itu tidak hanya berkaitan dengan golput. Masalah itu bisa saja 
berhubungan dengan kemungkinan penggelembungan suara bagi partai politik 
tertentu. Bukan tidak mungkin terjadi manipulasi atas DPT yang amburadul 
tersebut.

Cuma, memang, pemilu tidak mungkin dibatalkan karena ongkosnya baik secara 
ekonomi, sosial, dan politik akan lebih besar. Hal yang bisa dilakukan oleh 
semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pesta demokrasi di negeri ini 
adalah secepatnya memperbaiki DPT yang amburadul itu untuk pemilihan presiden 
mendatang.

Memang tak banyak waktu lagi yang tersedia untuk membenahi hal itu. Namun, hal 
itu harus dilakukan. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, kalau 
kata pepatah.

Jadi, menurut saya, menjadi berlebihan apabila ada sekelompok masyarakat yang 
berkoar-koar menuntut pemilihan umum ulang di seluruh negeri. Kalaupun memang 
ada persoalan di beberapa wilayah tertentu, di tempat itu saja yang diulang.

Selain itu, semua pihak harus mengedepankan penyelesaian secara hukum atas 
semua sengketa yang terkait dengan pelaksanaan pemilu yang baru lalu.

Saya juga sebagai anak bangsa berharap, pelaksana pemilu bisa bertindak 
independen, tidak berpihak kepada kelompok tertentu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga tidak boleh gampang panas kuping mendengar 
kritikan pedas yang dilayangkan kepada mereka. Toh, hal itu sudah menjadi 
risiko jabatan.

Tutwuri Handayani
Pulo Asem



Sumber: BISNIS INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id112901.html




      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/



------------------------------------

http://www.SuratPembaca.info
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke