Penjelasan dari Deplu
Suara Pembaruan, Kamis, 9 APril 2009

Sehubungan dengan artikel harian SP 2 April 2009 di halaman 11 mengenai kasus 
kematian Almarhum David Hartanto Widjaja dengan judul "Kematian David Janggal: 
Keluarga Curigai NTU Singapura Berbohong", pada paragraf terakhir: "......, 
pihak keluarga juga kecewa terhadap respons Pemerintah Indonesia dalam kasus 
tersebut. Pemerintah dinilai tidak serius mengungkap kematian David. "Kami 
lapor ke Mabes Polri, tetapi diminta supaya ke Deplu (Departemen Luar Negeri, 
Red). Kami ke Deplu, orang Deplu bingung. Yah, kami akhirnya tahu, baik Deplu 
maupun Mabes Polri memang tidak serius mengungkap kasus ini," tegas William.

Perlu kiranya kami meluruskan bagian paragraf di atas, bahwa Pemerintah RI 
senantiasa serius menangani musibah tragis yang menimpa Almarhum David Hartanto 
Widjaja di Singapura. Masalah ini ditangani sangat serius oleh Kedutaan Besar 
RI (KBRI) Singapura sejak diberitahu secara resmi oleh aparat Pemerintah 
Singapura, KBRI terus-menerus mengikuti proses hukum kasus ini, memantau proses 
otopsi, pencatatan, koroner, dan proses investigasi memfasilitasi keluarga 
berkunjung ke Singapura sehingga keseluruhan proses dapat selesai sesuai 
keputusan keluarga dan relatif dalam waktu yang cepat. Pemerintah juga terus 
berupaya meminta pihak berwenang Singapura agar menyelesaikan proses 
pemeriksaan ini lebih cepat.

Kami memahami sepenuhnya perasaan pihak keluarga yang kehilangan anggota 
keluarga dan ingin mengetahui hasil pemeriksaan kasus ini sesegera mungkin. 
Namun, dimohon pengertian pihak keluarga bahwa dalam hal permasalahan 
menyangkut lintas negara, terdapat tata krama internasional sesuai hukum 
internasional yang berlaku yang harus diikuti. Dalam hal ini, Deplu tidak 
pernah bingung dalam masalah kematian Almarhum David Hartanto Widjaja. Deplu 
beserta jajaran Perwakilan RI senantiasa serius menangani masalah ini dan 
memberikan bantuan perlindungan kepada seluruh warga Negara Republik Indonesia 
dan Badan Hukum Indonesia, di mana masalah perlindungan WNI dan BHI yang 
bermasalah di luar negeri selalu menjadi prioritas dan perhatian kami.


Teguh Wardoyo
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Departemen Luar Negeri RI



Sumber: SUARA PEMBARUAN
URL: http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=6906




      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
browser. Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke