Komandan Pangkalan TNI AL Pontianak: Malaysia Terbitkan Peta Overlap Sabtu, 27 Februari 2010
http://jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=119604 PONTIANAK - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Pontianak Kolonel Parno mengungkapkan bahwa Malaysia telah menerbitkan peta yang di dalamnya terdapat kawasan yang tumpang tindih dengan peta milik TNI. Kawasan yang tumpang tindih itu berada di sekitar Desa Temajuk, Kabupaten Sambas. "Ada overlap daerah di sana antara milik Indonesia dan Malaysia," ungkapnya saat pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia belum lama ini di Balai Petitih. Parno juga menyebutkan bahwa sejauh ini di sekitar kawasan yang tumpang tindih itu memang belum ada kesepakatan antara kedua negara. Meski demikian, dalam hal ini, pihaknya tetap berpegang teguh pada peta yang dimiliki TNI. Menurut Parno, meskipun peta sudah dibuat, sampai sekarang belum ada tindakan nyata di lapangan dari Malaysia. Selain itu, belum pernah terdengar adanya nelayan Indonesia yang ditangkap aparat negeri jiran ketika mencari ikan di kawasan perairan tersebut. Meskipun begitu, upaya antisipasi tetap dirasakan sangat perlu. "TNI terus berpatroli. Tetapi, alat-alat untuk patroli kita memang masih terbatas," ungkapnya. Parno menambahkan bahwa TNI-AL selalu berusaha agar kapal patroli senantiasa melintas di kawasan-kawasan yang dianggap rawan pelanggaran, termasuk di daerah Temajuk. Rute patroli bahkan sampai ke Laut China Selatan. Laut tersebut mengandung potensi yang sangat tinggi sehingga sering menjadi incaran nelayan asing. Di laut itulah biasanya nelayan-nelayan asing mencuri ikan, di antaranya, dari Thailand. Terdapat beberapa kapal Thailand yang sudah tertangkap dan rata-rata berkapasitas besar serta berteknologi tinggi. "Satu kapal yang terakhir ditangkap itu ternyata sudah sebelas bulan mencari ikan di laut," jelasnya. (rnl/jpnn/ruk) ------------------------------ <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
