Kami ucapkan selamat atas terbitnya nama baru utk mailis ini P'Nizami. Smg 
pancaran syiar & dakwah Islam tdk berkurang sedikitpun dgn perubahan tsb bahkan 
diharapkan semakin luas bersama visi & misi yg dibawanya. Jazakallah khairan 
katsiraa atas jerih payah antum dlm membangun & mengelola mailis ini.

 

Terkait dgn perkembangan terakhir yg terjadi di mailis ini, dr hati yg tulus 
kami ingin menyampaikan pendapat utk semua saudaraku kaum muslimin yg ada di 
mailis ini, bahwa persaudaraan Islamiyah merupakan bagian integral dr manhaj 
Islam yg alhamdulillah ternyata juga dipakai sbg aspek utama dlm visi & misi 
mailis ini, maka alangkah baiknya jk semua member mailis memperhatikan cara 
penyampaian materi & hujjah di mailis ini. Menguasai ilmu sangat penting adanya 
tp menguasai cara penyampaian yg benar, baik & santun dr ilmu tsb jg merupakan 
bagian yg tdk kalah penting dlm perspektif dakwah. Sampaikanlah dakwah itu dgn 
hikmah & mauizhah hasanah sebagaimana yg diajarkan Rasulullah s.a.w. Hindari 
penggunaan kata² julukan yg merendahkan saudara muslim kita spt; bodoh, dungu, 
baru ngaji, gak mkn bangku sekolah, gak bs baca, telat mikir, keras kepala, 
dsb. Arogansi tdk akan menyebabkan datangnya kemuliaan & kekaguman org lain pd 
diri kita, manusia secara fitrah suka melakukan kesombongan tp dilain pihak 
secara fitrah jg benci dgn kesombongan manusia lain. Org² cenderung menilai 
seseorang dr tulisan² & kalimat² yg keluar dr mulut & jari² tangannya. Apa yg 
kita tulis & ucapkan, itulah deskripsi dan kualitas diri kita yg sebenarnya, ia 
merupakan halaman depan seseorang. Ketika isi sebuah halaman depan buku 
terlihat buruk maka org² mjd enggan utk mempelajarinya meskipun isi buku itu 
boleh jadi sebenarnya cukup bagus. Bukan kita yg menyebabkan seseorang berubah 
dan mendapat hidayah tp Allah S.W.T lah Yang Maha Berkuasa thdp hal itu. Tapi 
jk akibat cara penyampaian dakwah kita yg kurang tepat seseorang justru lari 
dari petunjuk, maka hisab Allah akan berlaku thdp diri kita di Yaumil Hisab 
nanti. Oleh karena itu mari kita sama² introspeksi diri dan melaksanakan dgn 
benar fiqih dakwah.

 

Mohon maaf jk terdapat hal² yg tdk pd tempatnya.

 

Salam,

Zulfadhli  



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke