ini contoh kejadian yg menjadikan mahluk adalah Tuhannya. Perintah taat kepada suami itu jelas diserukan oleh RAsulullah."jika ada yg selain Allah untuk disujudi, maka istri wajib sujud kepada suaminya" tapi kalau bentuk ketaatan spt ini, maka akan terkena teguran ayat : (At Taubah: 24)" Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
tidak salah bila istri or suami ingin membahagiakan pasangannya, but yg salah adalah bila melakukan segala cara walau mendzolimi dirinya sendiri hanya untuk dapat perhatian pasangannya karena takut ditinggalkan olehnya, ini baru salah.:) karena..fitrahnya adalah yg baik tidak akan bercampur dengan yg buruk, kecuali masih tetap ingin bertahan, maka konsekuensinya adalah yg baik bisa berubah menjadi buruk or yg buruk bisa berubah menjadi baik, hingga keduanya menjadi buruk or keduanya berubah menjadi baik. atau bila konsekuen dengan nafsunya masing2 maka, selamat menikmati konflik2 yg terus berkepanjangan hingga akhir hayat. lalu apakah hal spt itu yg ingin diraih dalam sebuah pernikahan? indahnya pernikahan bila menjadikan Allah satu2nya tujuan. hingga tidak lagi melihat hingar bingar konflik dalam perbedaan yg bukan dijadikan satu permasalahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. semoga semua umat muslim saat ini, mulai menapak tilasi kehidupan rumah tangga Rasulullah, dan mulai merubah niat2 fana menjadi niat yg abadi untuk dituju. salam hana > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of banganut > Sent: Tuesday, May 15, 2007 8:49 AM > To: [email protected] > Subject: [syiar-islam] Ibrah : Jika jadi suami ... > > > > Demi Dapatkan Kasih Sayang, Istri di Arab "Sogok" Suami > Sana`a (ANTARA News) - Pepatah Arab popular berbunyi "ba`da syahril asal > ya`ti syahrul bashal" (setelah bulan madu, menyusul bulan bawang) yang > maksudnya setelah bulan manis tibalah bulan tangis. > > Madu rasanya manis, sementara bawang membuat mata menangis. Agaknya > itulah gambaran yang tepat menyangkut fenomena sebagian kaum ibu di Arab > Saudi menghadapi para suami yang sering menjauhi mereka. > > Sebuah majalah wanita Arab, Sayidati (nyonya) edisi minggu terakhir > pekan ini mengangkat gejala tersebut dan melaporkan bahwa sebagian istri > terpaksa harus `menyogok` suami agar mau dekat dengan istri termasuk ML > (making love) seperti biasa saat bulan madu dulu. > > "Masalah yang dihadapi sebagian kaum ibu itu bukan lagi hanya rahasia > rumah tangga, sebagian lagi berakhir ke pengadilan," lapor majalah yang > banyak dibaca kaum wanita Arab tersebut. > > "Saya terpaksa meninggalkan kuliah karena harus mengurus semua keperluan > anak-anak. Bahkan suami sempat mengambil gaji yang saya simpan di bank," > tutur seorang ibu muda yang enggan disebut namanya kepada majalah itu. > > Sikap suami yang terus menjauhi istri tersebut biasanya sampai kepada > urusan hubungan di tempat tidur. "Sikap suami makin menjadi-jadi karena > tidak pernah memberikan nafkah batin," katanya lagi. > > Untuk mengembalikan kasih sayang suami termasuk agar mendapatkan kembali > nafkah batin, sebagian istri perlu `menyogok` dengan uang ataupun dengan > hadiah mahal sesuai dengan permintaan sang suami. > > Ny. Wadad misalnya terpaksa harus meminjam ke keluarganya untuk > `menyogok` suami agar kembali bersikap seperti semula. Sementara yang > lain memanjakan suami dengan aneka hadiah mahal. > > Tahani Salim (36), seorang pengusaha wanita sudah terbiasa memanjakan > sang suami dengan aneka hadiah setiap bulan agar selalu mendapatkan > kasih sayang dan nafkah batin yang ia butuhkan. > > "Hadiah terakhir yang belum lama ini diberikan buat suami adalah mobil > baru untuk menggantikan mobil lama yang sering dipakai suami," tutur > seorang pemilik sebuah perusahaan terkemuka itu. > > Lain lagi pengakuan Ummu Abdul Aziz, seorang dokter. "Sejak kematian > ibu, suami saya ingin menguasai warisan saya dan mengancam akan menjauhi > saya dan tidak akan memberikan nafkah batin," katanya. > > Ia pernah mendatangi konsultan untuk mengatasi masalahnya itu. > > Sebagian suami menjauhi istri sebagai cara untuk menekan agar keinginan > mendapat sejumlah uang, adakalanya memang berhasil, sebagaimana yang > dialami oleh Nourah Al-Shayek, seorang ibu guru. > > "Suami memaksa saya minjam uang di bank dengan jaminan gaji saya. Ketika > saya menolak, suami menjauh dan tidak memberikan nafkah batin," > tuturnya. > > Ia akhirnya terpaksa melimpahkan masalah rumah tangga itu ke pengadilan. > > Tinjauan Syariat > > "Istri menyogok suami merupakan fenomena di masyarakat yang harus > ditangani secara serius. Para istri terpaksa melakukan hal tersebut > karena khawatir para suami meninggalkan mereka dan menikah lagi," kata > Wadhi Al-Saqar, pakar sosial setempat. > > Sedangkan tinjauan syariat atas perilaku para suami tersebut menurut > advokat syariat, Hassan Dahish, benar-benar bertentangan dengan ajaran > Islam yang mengharuskan suami berlaku baik kepada > istri. > > "Ajaran Islam secara jelas mengharuskan para suami berlaku baik kepada > para istri dan menghormati mereka. Yang menyalahi ketentuan ini adalah > mereka yang tidak memiliki hati nurani,`" katanya seperti dikutip > Arabiya.net, Selasa (8/5). > > "Suami boleh menjauhi istri yang tidak taat untuk memberikan pelajaran > agar kembali taat. Tapi apabila dengan alasan untuk menekan, maka > terlarang dan para istri boleh minta cerai," ujarnya. (*) > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > -------------------------------------------------------- > > This message (including any attachments) is only for the use of the person(s) for whom it is intended. It may contain Mattel confidential, proprietary and/or trade secret information. If you are not the intended recipient, you should not copy, distribute or use this information for any purpose, and you should delete this message and inform the sender immediately. > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

