Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah yang selalu memeuhi janjiNya, selalu menolong
hambaNya, dan menghancurkan persekutuan musuhNya.

Segala puji bagi Allah yang telah menegakkan pilar-pilar negara Islam,
dan semoga Allah memberikan taufik atas terpilihnya pemimpin dan
kabinetnya

Segala puji bagi Allah, yang telah berfirman di dalam kitabNya

Musa Berkata kepada kaumnya: "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan
bersabarlah; Sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya
kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. dan kesudahan yang
baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa." (al-A'raf:128)

Dan juga telah berfirman, (yaitu) orang-orang yang jika kami teguhkan
kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang,
menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari
perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.
(al-Hajj:41)

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada utusan yang menjadi rahmat
bagi semesta alam.

Hari ini, dengan karunia Allah, dan setelah Allah mengalahkan kaum
salibis dan menghinakan kaum murtad melalui tangan kaum mujahidin,
tibalah saatnya saudara-saudara kalian yang duduk di Majelis Syura
Negara Islam Iraq mengumumkan susunan kabinet (kementerian) yang pertama
pada Negara Islam yang mengingkari thaghut dan beriman kepada Allah,
serta berjihad di jalanNya untuk memberlakukan kembali hukum dengan
syari'atNya setelah berpuluh-puluh tahun sejak jatuh dan hilangnya
Khilafah Islam.

Kaum salibis telah menguasai bumi Irak berpuluh-puluh tahun. Kemudian
mereka memback up pemerintahan kaum murtad, baik dari golongan
sekularis, nasionalis, komunis, maupun Ba'tsis selama puluhan tahun
pula. Selama masa itulah mereka melakukan berbagai kerusakan terhadap
umat manusia. Sampai tibalah saatnya Allah menumpahkan suara adzabNya
melalui Mujahidin.

Maka inilah Negara Islam Iraq… Negara Islam dan Mujahidin,
mengumumkan kepada umat sebuah kabar gembira, dengan terpilihnya
penteri-menterinya, setelah Allah memberikan taufiq kepada
saudara-saudara Mujahidin di dalam Perjanjian al-Muthayyibin untuk
memproklamasikan negara ini, dan terpilihnya Amirnya, yaitu asy-Syaikh
Abu Umar al-Baghdadi –semoga Allah menjaganya, dan menunjukkan
langkahnya kepada jalan kebaikan— Inilah susunan kabinet dan
menteri-menterinya, yang bisa ditentukan pada periode ini;

1. Syaikh Abu Abdurrahman al-Falahiy, sebagai Perdana Menteri untuk
Amirul Mukminin
2. Syaikh Abu Hamzah al-Muhajir, sebagai Menteri Perang
3. al-Ustadz Syaikh Abu Utsman at-Tamimi, Menteri Kelembagaan
Syari'ah
4. al-Ustadz Abu Bakar al-Juburiy, Menteri Perhubungan Umum
5. al-Ustadz Abu Abdul Jabbar al-Jannabi, Menteri Keamanan Umum
6. Syaikh Abu Muhammad al-Musyahhadani, Menteri Penerangan
7. al-Ustadz Abu Abdul Qadir al-`Aysawy, Menteri urusan Syuhada'
dan Tawanan
8. Ir. Abu Ahmad al-Jannabi, Menteri Perminyakan
9. al-Ustadz Mushthofa al-A'raji, Menteri Pertanian dan Perikanan
10. al-Ustadz dr. Abu Abdillah az-Zaidy, Menteri Kesehatan

Inilah, demi Allah, kami memohon agar Allah memelihara mereka semuanya,
membimbing mereka untuk memikul amanah dan menunaikan kewajiban, serta
meneruskan perjuangan untuk kejayaan (izzul) Islam wal muslimin dan
Negara Islam Iraq.

Dan akhir dari pernyataan kami, al-hamdulillahi rabbil `alamin
(segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam), dan kami panjatkan shalawat
serta salam kepada utusan yang menjadi rahmat bagi semesta alam, para
keluarga beliau dan seluruh shahabat beliau

Juru Bicara Resmi Negara Islam iraq
Kamis, 2 Rabiuts Tsani 1428 H
Bertepatan dengan 19 April 2007 M


Kirim email ke