Kandungan Cinta dalam Ukhuwah
  
Penulis : Anak Ummi
   
   
  

KotaSantri.com : Perasaan cinta adalah fitrah manusia. Tak heran apabila 
sepanjang hidupnya manusia tidak bisa terlepas dari perkara tersebut. Cinta 
adalah warna dunia. Dan cinta yang tulus, murni terlahir dari dasar hati yang 
paling dalam, bukan niscaya bisa menyelamatkan manusia dari jilatan api neraka.
  

Cinta yang tulus dan hakiki berlandaskan cinta kepada Allah. Dari Anas RA, 
bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda, "Ada tiga perkara yang barangsiapa 
dalam dirinya terdapat ketiga perkara itu, dia pasti merasakan manisnya iman, 
yaitu Allah dan RasulNya lebih dicintainya daripada yang lain; mencintai 
seseorang tidak lain hanya karena Allah; dan enggan kembali pada kekafiran 
setelah diselamatkan Allah, sebagaimana dia tidak ingin kalau tubuhnya 
dicampakkan ke dalam kobaran api." (HR. Bukhari dan Muslim).
  

Persaudaraan adalah buah akhlaqul karimah, dan tafarruq (perselisihan) adalah 
buah dari kerendahan pekerti. Akhlak yang bagus membuahkan rasa saling cinta, 
saling sayang, dan saling memberikan manfaat. Itulah sebabnya, cinta melahirkan 
ukhuwah. Ukhuwah yang telah dimanifestasikan begitu syahdu melalui kisah 
persahabatan Bilal, Amar, dan Zaid, atau Umar, Ali, dan Utsman, yang bersanding 
dan saling mencintai karena Allah. Kasih sayang di antara mereka merupakan 
gambaran janin ukhuwah yang terkandung dalam perut iman, terlahir dari ibu yang 
bernama 'iman'.
  

Ukhuwah berarti bersatunya hati-hati yang ruhnya terikat dengan ikatan akidah. 
Tak heran apabila persaudaraan merupakan salah satu bentuk keimanan yang 
terikat oleh akidah yang amat kuat. Sedang perpecahannya adalah gambaran 
kekufuran, yang menempatkan keimanan dan kasih sayang dalam tempat yang hina. 
Oleh karena itu, manusia yang benar fikrahnya adalah manusia yang melihat 
saudaranya lebih utama dibanding dirinya sendiri. Jika perkara ini terjadi, 
ukhuwah akan terasa sangat indah, nikmat, dan manis.
  

Persaudaraan dan saling mencintai kerana Allah adalah salah satu ibadah yang 
paling utama dalam agama kita. Siapapun yang berupaya mewujudkannya, tiada 
hadiah lain baginya kecuali surga. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa 
bersaudara dengan seseorang karena Allah, maka Allah mengangkatnya satu derajat 
di surga, yang tidak didapatnya dengan sesuatu amalan lainnya."
  

Ibnu Jarir pun meriwayatkan sabda Rasulullah SAW dari Ibnu 'Abbas RA, ia 
berkata, "Barangsiapa mencintai seseorang karena Allah, membenci seseorang 
karena Allah, membela seseorang karena Allah, dan memusuhi seseorang karena 
Allah, maka sesungguhnya kecintaan dan pertolongan dari Allah akan mudah 
diperolehnya. Seorang hamba tidak akan menemukan nikmatnya iman, sekalipun 
banyak shalat dan shaum, sehingga dia bersikap demikian. Persahabatan di antara 
manusia pada umumnya didasarkan atas kepentingan dunia, namun perkara itu tidak 
berguna sedikit pun bagi mereka."
  

Cinta seorang Mukmin adalah kekuatan. Ia bagaikan perekat yang mengikat batu 
kokoh kaum muslimin, dalam sebuah bangunan yang kukuh dan tidak mudah roboh. 
Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara." (QS. 
Al-Hujurat : 10).
  

Sementara itu, Rasulullah SAW bersabda, "Mukmin yang satu terhadap Mukmin yang 
lain itu bagaikan bangunan yang mengikat antara sebagian dengan sebagian yang 
lainnya." (HR. Muttafaqun 'Alaih).

  
Persaudaraan Islam bukanlah masalah sampingan dalam agama Islam, ia merupakan 
salah satu prinsip dasar yang menyertai syahadah (persaksian) terhadap keesaan 
Allah dan kesaksian terhadap kerasulan Muhammad SAW. Persaudaraan merupakan 
buah dan konsekuensi keimanan yang amat sangat indah. Karena itu, kita harus 
sama-sama yakin bahwa keindahanNya qadim, keagunganNya tinggi, kekuasaan dan 
penguasaanNya Mahadahsyat, keindahanNya berpadu dengan kemuliaan, keagunganNya 
berpadu dengan keluhuran, kebesaranNya tidak pernah berakhir, keindahanNya 
mempesona hati, keagunganNya meningkatkan cinta. Sungguh, tiada cinta yang 
hakiki kecuali cintaNya kepada kita sebagai makhlukNya, dan cinta kita 
kepadaNya. Adakah kita sadar akan semua itu?
  

Wallahu a'lam bishshawab.

   
   
  Mimbar @ KotaSantri.com

       
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke