Sebagai Muslim klo pilih pimpinan ya yang Islam tulen nggak perlu birokrat tulen apalagi sampi sekuler tulen,
Wah klo slip gaji diserahan pasti bikin ngiler donk....... soalnya selama jadi polisi bisa punya tabungan milyaran. Trus gajinya berapa yhaaa. Dalam dunia politik black campaign sah - sah saja, Mengumbar janji apa bulan masuk black campaign. Mail to : [EMAIL PROTECTED] http: //www.schott.com __________________ Dari Moderator: Black Campaign oleh kedua pihak memang menjurus ke ghibah dan fitnah. Tapi memang seharusnya ummat Islam mencalonkan/memilih pemimpin yang alim, yang mau menjalankan perintah Allah. Pemimpin ini harus cerdas, jujur, amanah, tabligh, sederhana, dan alim. Dia harus bisa jadi imam sholat dan berceramah di sholat jum'at. Tidak seharusnya ummat Islam cuma mengusung pemimpin2 sekuler yang awam soal agama jadi pemimpinnya. Wassalam halah..... black campaign.... basi banget.... tar tau2 ada juga yang ngirimin si No 2 melakukan hal yang sama... ujung2nya ribut deh... udah deh, pilih aje yang cacatnya paling dikit... beres kan...? Santosa Yk <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ----- Forwarded Message ---- From: Kinantaka <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, July 24, 2007 7:33:05 AM Subject: [kmnu2000] Adang masuk Gereja Ada komen? Kinantaka ===== http://www.poskota. co.id/news_ baca.asp? id=35851& ik=3 Jemaat Gereja Bethel Sambut Adang Jumat 20 Juli 2007, Jam: 23:32:00 JAKARTA (Pos Kota) - "Ini mukjizat Tuhan yang diberikan kepada kita semua, orang yang kita kasihi Bapak Adang Daradjatun telah bersama kita siang ini," kata Pendeta M. Ferry H. Kakiay, Sekretaris umum BPH Gereja Bethel Indonesia (GBI) kepada para pendeta yang hadir memenuhi aula lantai tiga, Graha BPH GBI, di Jl. Ahmad Yani no. 65 Jakarta Timur, Jumat (20/7). Saat Adang Daradjatun masuk ke dalam ruangan, puluhan peserta yang sebagian besar adalah pendeta di Jabotabek merapat kepada Adang untuk bersalaman. Salam hangat dan rangkaian tepuk tangan terus mengisi ruangan nyaris sepanjang waktu saat calon Gubernur DKI Adang Daradjatun menyampaikan paparannya mengenai visi misi hingga berbagai fitnah yang kerap mendeskreditkan dirinya. "Saya sampaikan kepada saudara-saudara semua tidak pernah ada dalam pikiran saya dan PKS keinginan untuk membuat Jakarta sebagai kota syariah. Tidak pernah ada!" tegas Adang mengenai isu penegakan syariah di Jakarta. Ia menambahkan, fitnah tersebut dilontarkan partai tertentu. "Saya ini birokrat tulen. Bagi saya masalah NKRI dan Pancasila tidak perlu diperbincangkan lagi karena itu adalah harga mati, dan saya yakin PKS memahami dan meyakini hal tersebut," ungkapnya. DITELITI SETAHUN Adang mengaku sebelum memutuskan bersedia dicalonkan juga menelusuri apa dan bagaimana PKS ini, begitu pun sebaliknya. "Saya diteliti kader-kader PKS selama satu tahun, semuanya saya berikan termasuk slip gaji. Begitu pula sebaliknya saya teliti AD/ART PKS dan ternyata Pancasila banget," ujarnya. Seperti janjinya pada pertemuan sebelumnya, Adang memberikan waktu secara leluasa kepada para pelayan Tuhan ini untuk mendalami visi misi dan komitmen membenahi Jakarta. Setiap termin pertanyaan yang dibuka oleh moderator, puluhan pesertapun mengajukan diri. Adang-pun menyambutnya dengan antusiasi. "Wah.. luar biasa antusias para pendeta ini sesuai janji, hari ini saya berikan waktu yang leluasa untuk berdiskusi," tukasnya disambut gemuruh tepuk tangan dari para pendeta. Setidaknya ada sekitar dua puluh lima penanya, dengan jumlah pertanyaan minimal dua disampaikan setiap orangnya. Pertanyaan berisi seputar komitmen menegakkan kebebasan beragama, meningkatkan layanan Public, banjir, hingga masalah transportasi kota dari mulai transjakarta hingga ojek. (sutiyono) [Non-text portions of this message have been removed] __________________________________________________________ Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center. http://autos.yahoo.com/green_center/ [Non-text portions of this message have been removed] --------------------------------- Got a little couch potato? Check out fun summer activities for kids. [Non-text portions of this message have been removed]

