Artikel Islami 
      17 September 2006 - 22:48 
      GENERASI MUDA 
  YANG AKTIF MEMAKMURKAN MASJID
  
   
   
      
      Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang 
beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, 
menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka 
merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang 
mendapat petunjuk.
  (QS. At-Taubah : 18)
   
   
      Bila Masjid ramai dipenuhi orang-orang tua, adalah sesuatu yang sangat 
biasa. Sudah sewajarnya orang-tua lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT. 
Karena Yakin Sudah bakal pulang kembali kepada Alloh SWT.
   
  Lebih baik lagi, kalau masjid dipenuhi oleh remaja, mahasiswa yang penuh 
semangat membangun Aqidah yang kuat, penuh energi memakmurkan masjid, dengan 
Kegiatan yang bermanfaat untuk dunia jembatan kebahagiaan di akhirat.
   
  Bila kita adalah anak muda yang tidak bisa ceramah, jangan khawatir, Dakwah 
tanpa ceramah yang paling minimal ialah: 
   
  GENERASI MUDA YANG RAJIN PERGI SHOLAT BERJAMAAH 
  Tanpa ceramah atau mengajak siapapun. Setiap langkahnya menuju masjid dicatat 
malaikat, Setiap ada orang yang melihatnya pergi ke masjid, Kemudian orang itu 
jadi tergerak hatinya pergi ke masjid walaupun tanpa diajak anak muda tsb, maka 
anak muda itu sudah mendapat pahala dakwah tambahan tanpa ceramah. Sehingga 
masjid menjadi makin makmur, penuh cahaya dan berkah.
   
  Dakwah tanpa ceramah berikutnya yang bisa kita pilih ialah:
   
  MENGHADIRI MAJELIS TAKLIM,
Bila Majelis Ilmu, (Majelis Taklim Tentang Aqidah ) dihadiri oleh banyak anak 
muda, maka insya Alloh 10-20 tahun ke depan, masa depan akan lebih baik. Karena 
bila makin banyak anak muda yang bertaqwa, makin mantap Iman / Aqidahnya, Jauh 
dari Perdukunan/ syirik, maka anak muda tersebut akan membawa berkah, sehingga 
Alloh SWT akan menurunkan rahmatNYA dari langit dan Bumi. Dan akan mencegah 
terjadinya Bencana.
   
  Bila makin banyak anak muda yang rajin menuntut ilmu di majelis taklim, maka 
secara tidak langsung akan mendorong para orang-tua yang belum mau hadir. Bila 
ada orangtua yang hadir karena terpengaruh melihat anak muda yang rajin maka 
anak muda tersebut sudah berdakwah tanpa perlu menceramahi orang tua. Dan 
Mendapat tambahan pahala dakwah. Insya Alloh.
   
  MEMBERSIHKAN MASJID,
Tanpa perlu ceramah, Dengan membersihkan masjid maka akan mendapat lebih banyak 
pahala. Jamaah lain menjadi betah ke masjid, Makin banyak orang yang ke masjid 
karena perasaan nyaman dan bersih maka makin banyak pahala yang diterima orang 
yang membersihkan masjid. Bayangkan jika sholat jumat, ada ratusan orang yang 
merasakan kebersihan masjid maka pembersih masjid akan mendapat ratusan pahala 
tambahan tanpa perlu ceramah.
   
  MENJADI PANITIA MAJELIS TAKLIM, MEMBANTU USTADZ/PENCERAMAH, 
  Karena belum bisa berceramah sebaiknya anak mua menjadi panitia MT dan 
menjadi asisten penceramah terlebih dahulu. Sambil terus menambah ilmu dengan 
bergaul dengan orang sholeh dan para ustadz. Pahala dakwah akan mengalir 
sebanyak jamaah yang hadir tanpa harus ceramah.
   
  MENJADI GURU TPA,
Dengan menjadi guru TPA berarti sudah berlatih berceramah, dengan mengajar di 
depan anak-anak Taman Pendidikan ALQuran (TPA). Pahala menjadi guru TPA sangat 
besar dan akan terus mengalir menjadi pahala amal Jariah. Bila Ikhlash mengajar 
karena Alloh SWT. Kemudian ada sekian persen murid TPA yang berhasil 
mengajarkan Ilmu yang bermanfaat kepada anak cucunya, Maka Pahalanya terus 
mengalir menjadi Modal Investasi Menuju Surga. Tanpa harus ceramah di depan 
mimbar.
  
MENERBITKAN MAJALAH DINDING,
Anak Muda biasanya Lebih Kreatif, Penuh Ide Baru dan Segar, Dengan membuat 
majalah dinding yang secara teratur, rapi dan Indah akan meningkatkan minat 
IQRO / Baca anggota jamaah Masjid. 
   
  Jamaah tetap dan Jamaah Musafir yang sedang singgah di masjid akan bertambah 
Ilmunya, Informasi Makin Tersebar Luas. Dakwah Menjadi makin Luas , makin 
Gencar, dan jamaah jadi semakin berwawasan dan tidak Kuper.
   
  Karena Mading biasanya diambil dari majalah, Internet seluruh dunia, dan 
bahkan akan banyak ditulis sendiri oleh generasi muda bila Madingnya makin 
berkembang. Bila ada 100 orang yang membaca Mading tersebut setiap jumat. 
Berarti anak muda yg memasang Mading tersebut sudah berdakwah tanpa ceramah 
pada 400 orang setiap bulannya.
   
  MENJADI PANITIA PERINGATAN HARI BESAR ISLAM Dakwah tanpa harus berceramah 
yang cocok juga untuk anak muda ialah turut ambil bagian dalam penyelenggaraan/ 
panitia peringatan Hari besar Islam. Dengan menjadi panitia, menjadi lebih 
ingat makna hari-hari besar Islam dan akan mendapat pahala sebanyak jamaah yang 
hadir, panitia mendapat pahala dakwah tanpa harus pandai berceramah.
  
Biarlah Ustadz yang sudah mantap Ilmu dan amalnya yang berceramah.
   
  by anas ayahara
motuvation writer

  ========================================================
  Inget...inget.....bahwa anak muda itu adalah 100% pemimpin masa depan, 
terutama masa depan ISLAM.....betul itu...percaya atau enggak ya ente harus 
percaya...OK!!!!!

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke