Wa'alaykum salam wr.wb hmm..aku jadi teringat saat diskusi lepas di insist karena ada seorang peserta yg mungkin belum bisa menerima komentarnya salah seorang peneliti insist tentang tasawuf (henry shalahuddin)hingga berlanjut sharring beberapa orang (5 orang termasuk mas henry).
waktu itu aku hanya senyum2 berdiri diantara mereka yg saling mempertahankan argumennya (pro dan anti tasawuf). Mas Henry menerangkan arti tasawuf dalam makna yg sesungguhnya yaitu taat, patuh dan terus menerus mendekatkan diri pada Allah dengan tidak melakukan penyimpangan2 ajaran islam. sedangkan peserta terus merasa ada yg ganjil dengan orang2 yg mengatasnamakan ajaran tasawuf (thoriqoh) yg selalu melakukan penyimpangan2. waktu itu aku berusaha menengahi mereka, karena kupikir memang tidak ada yg salah dengan apa yg mereka pertahankan masing2. hmm..waktu itu aku bilang, jujur..aku sangat menghindari kata2 tasawuf, karena saat ini..istilah tasawuf sudah ditunggangi oleh orang2 thoriqoh yg melakukan penyimpangan2 ajaran islam dengan memakai istilah tasawuf, namun yg dikerjakan oleh mereka, banyak yg keluar dari sunnah Rasulullah. aku paham sekali dengan penjelasan Tasawuf yg diterangkan oleh mas Henry dan itu benar, yaitu implementasi ketaatan, kepatuhan dan terus menerus mendekatkan diri pada Allah, tanpa lakukan penyimpangan dan tidak keluar dari fitrah manusia yg senantiasa mempunyai kebutuhan, baik jasmani dan rohani (sewajarnya saja). Karena kalau memakai istilah saat ini yaitu tasawuf dan sufi, mungkin..Rasulullah dan sahabatlah yg pantas dikatakan sufi dan pelaku tasawuf yg sebenarnya (bukan tasawuf yg diajarkan banyak thoriqoh menyimpang saat ini) hmm..sebenarnya tasawuf tidak perlu diajarkan, tapi itu akan terjadi dengan sendirinya, pada saat kita melakukan ibadah/amalan2 wajib or amalan sunnah yg tidak melanggar amalan Rasul, menjauhkan diri dari perbuatan dosa, menjalankan kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya dan tetap tidak melupakan fitrahnya seorang manusia yg harus makan, minum, tidur, bekerja, dlsbnya. Namun saat ini kenyataannya, para pengusung ide liberal (JIL) mulai merusak islam lewat thoriqoh2 dengan "tasawuf" nya. para pelaku "tasawuf" dalam ajaran thoriqoh itu, selalu saja meneriakan slogan sebar kedamaian antara muslim dan kafir, walau akidah yg digoyang is ok lah..yg penting damai. dan lebih cenderung mendiamkan perbuatan2 maksiat, entah kepada manusia ataupun kepada Allah. contoh slogan ajaran thoriqoh yg membonceng istilah "tasawuf". 1. slogan semua agama sama dengan dalih bahwa semua agama turunnya dari Tuhan, jadi nda usah mengclaim islam yg paling benarlah..(apa benar spt ini?? 2. gereja mereka jangan dirusak ya..? tapi kalau masjid yg dibakar or umat muslim banyak yg dibantai sabar aja dan maafkanlah..wong Rasul melarang jibril menimpakan gunung uhud pada saat Rasul dilempari batu, itu karena mereka tidak tahu..kan kita rakhmattan lil alamin..??jadi sabar ya..doakan aja..(apa benar seperti itu??) 3. jilbab yg menutup kepala itu tidak wajib, hakekat menutup aurat adalah diawali dengan menjilbabi hati..jadi..kalau pake jilbab, hati masih dengki, iri, hasud,dlsbnya..itu jadi nda baik. jadi alangkah baiknya..bila hati dulu yg dijilbabi ya.., tidak boleh ghibah, hasad dan dengki. (apa benar begitu??) 4. dzikir itu ada metodenya, yaitu dengan menggerak2an kepala dimulai dari tundukan kepala ke dada dengan maksud mengambil yg kotor di dalam hati, lalu membuangnya ke kiri, lalu ambil yg baik di kanan dan memasukkan yg baik kembali ke dalam hati..hehehehe..(apa benar begitu??) 5. kalau merokok sambil dzikir boleh dong..??kan setiap hembusan asapnya yg sedang dinikmati itu yg keluar adalah dzikir2 pada Allah, jadi..semua itu kan tergantung niatnya..(apa benar begitu???) dlsbnya, dan tidak perlu aku uraikan satu persatu pengalamanku dilapangan dengan para pelaku yg membonceng nama "tasawuf" dengan ajaran2nya yg lebih menjurus pada ajaran nasrani, hindu dan budha ketimbang islam. Akhlak merekapun tidak ubahnya spt akhlak para pengusung JIL dan orang2 non muslim. yaitu jilbab tidak perlu, jadi..kalau wanitanya pergi ngaji pake tang top is ok lah..dlsbanya. waktu itu aku usul sama mas henry shalahuddin, agar menghindari kata2 tasawuf, karena saat ini ajaran sesat berawal dari sana. mereka lebih condong membela ahmadiyah, JIL, dlsbnya ketimbang ajaran Muhammad yg sebenarnya. yg penting slogan mereka adalah toleransi walau makna toleransinya jadi salah kaprah. thoriqoh spt itu bukan 1, 2, 3 thoriqoh yg aku temui melakukan dan mempunyai pola pikir yg sama anehnya. Ternyata memang, orang2 spt mas Henry hanya mempelajari tasawuf dari kitab2 para ulama yg bisa dipertanggung jawabkan, tanpa melihat kenyataan para pembonceng istilah tasawuf di lapangan dengan thoriqoh2nya. Sedangkan orang2 awam, tahunya tasawuf itu adalah yg diajarkan oleh thoriqoh2 yg ada saat ini, dan kenyataannya melakukan penyimpangan dan mereka tidak mengetahui/awam sekali, karena tidak bisa membedakan sama sekali. Niat mereka adalah murni ingin benar, tapi para penjual istilah tasawuf itulah yg tidak bertanggung jawab. akhirnya.."kalau ajarannya spt itu bukan tasawuf namanya, tapi perdukunan..oke..saya mengerti, dan saya tidak tahu kalau kenyataan dilapangan spt itu..dan saya akan hindari kata2 itu .." akhirnya semua tersenyum dan kita bubaran..hehehe sambil jalan dengan temanku, kita masih ngobrol waktu itu aku komentar "kamu tahu nda..aku anti sekali gunakan kata2 tasawuf, karena para pembonceng yg gunakan istilah itu untuk sebarkan praktek perdukunannya. sedangkan aku mengerti sekali maksud mas henry untuk hindari kata2 bid'ah kepada peserta tadi, karena amalan hati dan niat sesorang tidak ada yg tahu..hmm..sabtu lalu, pak hamid fahmy membahas bedah bukunya si abdullahi naim, beliau saat itu berkomentar.. "saya berusaha menghindari kata2 agar membentuk negara islam, untung saat itu tidak ada yg kasih pertanyaan, solusi bentuk negara pada saya..hehehe" beliau senyum2, kamu tahu nda maksudnya beliau apa..?? temanku saat itu serius sekali dengarkan ocehanku sambil jalan. "apa tuch han..?" "sama spt keadaan saat ini, banyak pembonceng yg teriakan itu dan itu tidak efektif menurutku, kalau ternyata hanya menimbulkan konflik, buat apa dengung2kan itu?? tegaknya islam adalah dengan tegakkan ilmu yg benar dan paham islam yg benar, tidak usah teriak2..otomatis.. negara islam akan berdiri dengan sendirinya, setelah semuanya paham... mulai dari atas sampai bawahnya." jadi intinya adalah..tidak ikut teriak2 membentuk negara islam, bukan berarti kita anti dan tidak mendukung syariah islam, begitupun dengan tidak gunakan istilah tasawuf, bukan berarti kita tidak bertasawuf.." "oke..oke..aku ngerti han..aku ngerti..kamu benar han..kamu benar.." oke segitu dulu sharring dariku, mudah2an bisa dipahami..yg benar tentunya dari Allah, yg salah sudah pasti dariku..dan aku mohon maaf bila ada kata2ku yg menyinggung perasaan saudaraku lainnya.. salam hana --- In [email protected], Wirawan Setyawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu 'alaikum, > > Untuk penggunaan istilah Tasawuf atau Ihsan, silahkan saja, saya > serahkan pada ahlinya. > > Sedikit artikel, bagaimana pandangan Syekh Ibn Taymiyah terhadap kaum > sufi. > > Dari buku karya Syekh Ibn Taymiyah: Amradh al-Qulub wa Syifa Uha & > al-Tuhfah al-Iraqiyyah fi al-A'mal al-Qalbiyah: > > Nama-nama berikut dikutip dalam buku beliau [dalam hal ilmiah, mengutip > saja berarti menyetujui pendapat yang dikutip. Kecuali pengarang > menulis argumen yg berlawanan dengan yang dikutip] > > Ini saya cuplik perkataan dan nama-nama sufi yang ada di buku Syekh Ibn > Taymiyah. > > Sahl Ibn 'Abdillah al-Tustari berkata:"Tidak ada jalan yg lebih > mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya melebihi rasa butuh." > Nama lengkap Sahl Ibn 'Abdillah al-Tustari : Abu Muhammad Sahl ibn > Abdillah ibn Yunus al-Tustari, salah seorang pemuka dan ulama kaum > sufi, juga teolog kalam di bidang ilmu keikhlasan, olah jiwa (riyadhat > al-nafs) dan aib perbuatan. Meninggal 283 H. > > Yusuf ibn Isbath berkata: "Allah pasti menolong hamba-Nya yang jujur." > Yusuf ibn Isbath adalah sufi paling zuhud dan teliti dalam mencari > rezeki yang halal di zamannya. Ia meninggal 199 H > > Al-Junayd berkata:"Orang yang senang menyimak syair pasti terhanyut, > sedangkan orang yang mengabaikan pasti tentram." > Abu al-Qasim Al-Junayd ibn Muhammad al-Bahgdadi al-Khazzar. Meninggal > 297 H. Ia dianggap pemuka mazhab tasawuf, karena mendasarkan ajarannya > pada Al-Quran & sunnah, bebas dari ajaran sesat dan penyimpangan. > > Abd al-Rahman ibn Ahmad al-Ansi al-Midzhaji Abu Sulayman al-Darani, > sufi besar yang zuhud & terkenal ini hidup & meninggal di Damaskus 215. > > > Abu Mahfuzh Ma'ruf ibn Fayruz al-Kharki adalah seorang sufi besar yang > terkenal bersahaja. Tokoh zuhud yang merupakan salah satu guru Imam > Ahmad ini meninggal di Baghdad tahun 200H > > Hudayfah ibn Qatadah al-Mir'asyi adalah seorang sufi yang zuhud. > Sahabat Sufyan al-Tsawri meninggal 207 H [Ia lebih sibuk dengan urusan > pemerintahan daripada keilmuan] > > Penyebutan tokoh-tokoh sufi oleh Syaikh al-Islam Ibn Taymiyah berati > baliau menghormati, memuliakan, mencermati perjalanan hidup, serta > mengetahui keadaan mereka. > > Yang perlu digaris bawahi adalah, semua tokoh sufi tersebut hidup pada > 200-300H. ini mengindikasikan bahwa penyimpangan, penyelewengan, dan > kesesatan dalam tasawuf terjadi pada abad-abad berikutnya. > > Fenomena ini yang kemudian membuat sejumlah ulama menolak Tasawuf > secara keseluruhan. > > Sekali lagi ini sekedar buat sharing saja, mau mempelajari atau tidak, > dengan istilah Tasawuf atau Ihsan, saya serahkan kepada yang lebih > ahli. > > wassalam, > > Wirawan > > --- A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Assalamu'alaikum wr wb, > > Di Majalah Nebula (ESQ) saya membaca konsep Iman, > > Islam, dan Ihsan dari Ary Ginanjar. Ini menarik. > > > > Sebagian orang/kelompok ada yang memakai Tauhid, > > Fiqih, dan Tasawuf. Bahkan ada yang bilang kalau cuma > > belajar Tauhid dan Fiqih saja tanpa Tasawuf berarti > > belum sempurna. Padahal Tasawuf tidak ada pada zaman > > Nabi, bahkan kata "Tasawuf" bukan berasal dari bahasa > > Arab. Baru muncul 2-3 abad setelah Nabi meninggal. > > > > Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda > > Rasulullah Alaihi Sholatu Wa Sallam" Barang siapa > > yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan > > sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya > > (yakni tempat tinggalnya) di neraka". (Hadits shahih > > dikeluarkan oleh Imam Bukhari (1/36) dan Muslim (1/8) > > dll) > > > > Oleh karena itu ketimbang memakai kata "Tasawuf" untuk > > "menyempurnakan agama Islam, kenapa kita tidak memakai > > kata "Ihsan" yang jelas-jelas ada di hadits Nabi? > > > > Hadist riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra.: > > > > Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Pada suatu > > hari, Rasulullah SAW muncul di antara kaum muslimin. > > Lalu datang seseorang dan berkata: "Wahai Rasulullah, > > apakah Iman itu?". Rasulullah SAW bersabda: "Yaitu > > engkau beriman kepada Allah, kepada malaikat-Nya, > > kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, para utusan-Nya, dan > > beriman kepada Hari Kebangkitan akhir". > > > > Orang itu bertanya lagi: "Wahai Rasulullah, apakah > > Islam itu?". Rasulullah SAW bersabda: "Islam, yaitu > > engkau beribadah kepada Allah dan tidak > > menyekutukan-Nya dengan apapun, mendirikan shalat > > fardhu, memberikan zakat wajib dan berpuasa di bulan > > Ramadhan". > > > > Orang itu kembali bertanya: "Wahai Rasulullah, > > apakah Ihsan itu?". Rasulullah SAW bersabda: "Yaitu > > engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau > > melihat-Nya. Jika engkau tidak mampu melihat-Nya, maka > > ketahuilah bahwa Dia selalu melihatmu". > > > > Orang itu bertanya lagi: "Wahai Rasulullah, > > kapankah Hari Kiamat itu?". Rasulullah SAW bersabda: > > "Orang yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang > > menanya. Apabila ada budak perempuan melahirkan > > majikannya, maka itulah satu di antara tandanya. > > Apabila ada orang yang semula miskin menjadi pimpinan > > manusia, maka itu termasuk di antara tandanya. Apabila > > orang-orang yang tadinya menggembalakan ternak saling > > berlomba memperindah bangunan, maka itu termasuk di > > antara tandanya. Ada lima hal yang hanya diketahui > > oleh Allah". > > > > Kemudian Rasulullah SAW membaca Surat Luqman ayat > > 34: "Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya saja lah > > pengetahuan tentang Hari Kiamat dan Dia lah yang > > menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada di dalam > > rahim. Dan tiada seorang pun dapat mengetahui (dengan > > pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada > > seorang pun dapat mengetahui di bumi mana dia akan > > mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha > > Mengenal". > > > > Kemudian orang itu berlalu. Lalu Rasulullah SAW > > bersabda: "Panggillah orang itu kembali!". Para > > sahabat beranjak hendak memanggilnya, tetapi mereka > > tidak melihat sesuatu pun. Maka Rasulullah SAW > > bersabda: "Itu tadi adalah Jibril, yang datang untuk > > mengajarkan kepada manusia tentang agama mereka". > > > > Ihsan ini artinya kebaikan. Bagaimana kita dekat > > dengan Allah. Bisa juga diperluas dengan berbuat baik > > kepada manusia. > > > > Jika Tasawuf yang sesat bercampur dengan yang baik. > > Ada paham Wihdatul Wujud yang menyesatkan. Dalil dari > > Al Qur'an dan Hadits dicampur dan sering kalah dengan > > kisah-kisah sufi. Pada Ihsan kita hanya mengambil > > dalil-dalil dari Al Qur'an dan Hadits untuk > > mendekatkan diri pada Allah dan berbuat baik pada > > sesama manusia dan makhluk lainnya. > > > > Bisakah kita melepaskan fanatisme kita pada guru kita > > dengan meninggalkan Tasawuf yang istilahnya tidak ada > > dalam Al Qur'an dan Hadits dan berpaling ke "Ihsan"? > > > > "Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib > > mereka sebagai tuhan selain Allah[639] dan (juga > > mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal > > mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak > > ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci > > Allah dari apa yang mereka persekutukan. " [At > > Taubah:31] > > > > > > [639]. Maksudnya: mereka mematuhi ajaran-ajaran > > orang-orang alim dan rahib-rahib mereka dengan membabi > > buta, biarpun orang-orang alim dan rahib-rahib itu > > menyuruh membuat maksiat atau mengharamkan yang halal. > > > > > > Wassalamu'alaikum wr wb > > > > > > === > > Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? > > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > > Need a vacation? Get great deals > > to amazing places on Yahoo! Travel. > > http://travel.yahoo.com/ > > > > > > Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Syiar Islam. > > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Luggage? GPS? Comic books? > Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search > http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz >

