Assalamu alaikum wr wb,

Dari segi niat dan jumlah peserta yang hadir, tidak dapat disangkal 'pertemuan' 
tersebut terbilang sukses. Namun secara pribadi saya mempunyai beberapa poin 
yang menurut saya penting untuk diketengahkan.

1. Format Acara, saya melihat pertemuan tersebut lebih mirip orasi publik 
daripada "Konferensi". Suatu Konferensi akan lebih berisi dan punya nilai 
mendalam jika dibuat dalam sistem diskusi antar seluruh ormas Islam ayng ada 
dibumi Nusantara, atau jika perlu seluruh dunia.
2. Topik bahasan kabur atau kurang jelas, ini bersinggungan juga karena format 
yang digunakan pada poin 1,sehingga hasilnya kurang fokus. Prof Din Syamsuddin 
sendiri menyatakan konsepsi khlifah sendiri akan kontra produktif jika 
diterapkan pada NKRI. Atau mungkin sang professor lupa akan awal sejarah piagam 
Jakarta?
3. Kordinasi dan lemahnya komunikasi antar ormas islam yang ada. Seharusnya 
pihak penyelenggara bisa membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai 
ormas Islam yang ada sehingga niatan 'khilafah" bisa tergaungi ke seluruh 
seantero negri. Hal ini tentunya akan meminimalkan kemungkinan ketidakhadiran 
dari perwakilan ormas Islam yang cukup besar seperti NU,Ikhwanul Muslimin, 
MMI,Jamaah Muslimin, dll

Demikian masukan dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf, semoga dipertemuan 
selanjutnya bisa dihasilkan suatu Konferensi yang berkelanjutan dan melibatkan 
seluruh ormas Islam yang ada.

Wassalam,
Ahmad


Hasbiyanto   <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  
Waalaikumussalam Wr Wb.
 
 Syukron Pak atas keterangannya.  Jawaban seperti ini yang saya
 harapkan. karena mengenai konference khilafah Islam internasional  ini
 di pengajian Syiar Islam di iklankan besar-2an tapi koq saya tidak tau
 apa itu konf khilafah Islam dan bagaimana hasil konference tersebut.
 Ok, sekali lagi terima kasih atas respond dan keterangannya, yang
 tadinya saya benar-2 tidak faham sekarang menjadi faham. BRAVO KHILAFAH
 ISLAM.
 
 Wassalam,
 Hasbiyanto
 
 >>> <[EMAIL PROTECTED]> 8/14/2007 8:03 PM >>>
 Assalamu`alaikum , Hasil dari konferensi khilafah kali ini adalah baru
 
 tahap awal menanamkan 
 pemikiran kepada benak kaum muslimin bahwa orang kristen bisa bersatu
 dgn 
 paus nya Islampun 
 sebenarnya punya sistem pemersatu yaitu Khilafah , dan kaum Muslim bisa
 
 bersatu kalau 
 kaum Muslim mau ittiba` ( mengikut ) perilaku ( sunah ) Nabi yaitu 
 mewujudkan sebuah sistem pemersatu 
 kaum muslim sedunia yang di contohkan Nabi Kita Muhammad SAW yaitu
 sebuah 
 Institusi Pemerintah Islam 
 yang khas bagi kaum muslim Daulah Khilafah Islamiyyah . 
 Kaum Muslim pada saat ini terpuruk sebenarnya karena tarap berpikir
 yang 
 rusak dgn masuknya pemikiran Barat 
 masuk dalam benak kaum muslimin terbukti agamanya Islam ibadahnya pake
 
 aturanislam
 tapi ketika ngatur kehidupanya pake aturan diluar Islam Politiknya
 Sekuler 
 ekonominya Liberal Kapitalis
 budayanya hedonisme dan semua aturan itu bisa diganti hanya dgn Sulthon
 ( 
 kekuatan ) yaitu Daulah Khilafah Islam
 ini yang penting . Islam tidak akan bangkit sebelum pemikiran Islam 
 bangkit . 
 .Wassalamu`alaikum WR WB. 
 
 Mahdum Ibrahim
 Cilegon
 
     
                       


Wassalam, 
Ahmad
       
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke