Bapak dan Ibu yang terhormat, 
Tanpa mengurangi rasa hormat, mohon maaf jika undangan istimewa ini aku 
hantarkan via e-mail.... 

Pesanku: MOHON KEHADIRANNYA 

Undangan Pesta Pernikahan, bukan lagi merupakan hal yang aneh lagi bagi kita. 
Bahkan mungkin kita sudah bisa membayangkan standar isi yang tertera dalam 
undangan tsb, mulai dari siapa yang akan menikah, kapannya, dimananya, siapa 
orangtuanya dst... 

Tempat pesta.  Adakalanya undangan tsb hanya mencantumkan alamat saja, tanpa 
dilengkapi dengan penunjuk arah berupa denah (peta). Jika demikian, tentunya 
yang pertama kali kita lakukan adalah bertanya pada orang yang mengetahui 
kemana arah alamat yang dimaksud. 

Sekarang ini, umumnya sebuah undangan sudah dilengkapi dengan denah (peta), 
walaupun demikian, namun kadangkala masih ada keraguan dalam diri kita, 
khawatir apakah yang tempat yang terbayang dalam pikiran kita, memang sama 
dengan tempat yang dimaksud dalam undangan tsb. Bertanya adalah tindakan yang 
tepat agar tidak salah alamat. 

Adalah suatu tindakan bodoh, seandainya seseorang yang sudah memiliki denah 
(peta), lalu mengabaikan petunjuknya, atau malah pergi ke arah yang berlawanan 
dengan arahan peta tsb... Tentunya, pastilah orang tsb tidak akan pernah sampai 
ke pesta yang dimaksud. Adakah yang orang yang berkeinginan mengikuti pesta, 
lalu menempuh jalan yang berlawanan dari arah tempat pesta? Mustahil! 

Hidup ini laksana sebuah perjalanan untuk menuju sebuah pesta yang abadi, yaitu 
pesta dikehidupan setelah kematian. Undangannya bukan dari sembarangan 
pengundang, namun dari Zat Yang Maha Memiliki segala undangan, yaitu ALLAH SWT. 
Undangan tsb adalah UNDANGAN SANGAT ISTIMEWA. 

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi 
diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba- Ku, dan masuklah ke 
dalam surga-Ku. (QS. Al-Fajr 27-30) 

Alamat pestanya pun sudah sangat jelas yaitu SURGA. Undangan ini juga lengkap 
denah (petunjuk) untuk mencapai tempat pesta tsb, terlampir adalah sebagian 
kecil dari denah-NYA: 

Alif Laam Miim.  Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk 
bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang 
mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada 
mereka, dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur'an) yang telah diturunkan 
kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin 
akan adanya (kehidupan) akhirat.. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk 
dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Al-Baqarah 
ayat 1-5) 

Menakjubkan! !! ALLAH SWT juga telah membayangkan betapa meriahnya pesta 
istimewa tsb. 

Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan 
menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan baik.  
Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga 'Adn, mengalir sungai-sungai 
di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka 
memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk 
sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang 
sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. (QS. Al-Kahfi ayat 30-31) 

Ikutilah denahNYA dengan baik. Oya, jangan lupa, tanda penting untuk tempat 
masuk ke pesta tsb adalah melalui gerbang kematian husnul khotimah. Dan 
masing-masing kita punya waktu spesial yang pasti untuk memasuki gerbang tsb... 
Insya ALLAH, kita akan disambut oleh para penanti tamu dengan penghormatan 
istimewa di sana . 

Dan orang-orang yang berkata:"Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami 
isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan 
jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa. Mereka itulah orang yang 
dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan 
mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, mereka 
kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. 
(QS. Al-Furqaan ayat 74-76) 

Bagaimana, inginkah kita hadir pada pesta tsb? Atau mungkin ada yang tidak 
berminat ikut pesta tersebut??? 

TIDAK!!! Tak seorangpun yang tidak ingin mengikuti pesta ALLAH SWT di kehidupan 
setelah kematian, namun mengapa masih banyak yang menempuh jalan yang 
berlawanan dari denah yang sudah diberikan ALLAH SWT... Na'udzubiLLAH.. . 
Apakah benar kita akan ikut pestaNYA ALLAH SWT??? Atau mungkinkah kita 
mengingini 'pesta' yang lain? 

Pikirkanlah! !! 

Saudaraku calon hadirin pesta ALLAH SWT, 

Jika apa yang aku tulis ini benar, tolonglah bantu aku dengan mengamalkannya.  
Namun jika salah, bantulah aku untuk mengkoreksinya, agar kita tetap berada di 
denah yang telah dibuat ALLAH SWT... 

Saudaraku yang aku cintai karena ALLAH SWT, 

Mari kita bersama-sama pergi menuju pesta yang telah dipersiapkan ALLAH SWT 
buat kita... Mari kita isi perjalanan kita menuju pesta tsb dengan menunaikan 
kewajiban dan sholatlah tepat pada waktunya, jauhilah kemaksiatan, perbanyaklah 
berinfaq,  lembutkanlah hati dengan sering membaca Al-Qur'an, hiasi hati dengan 
selalu bersyukur dan berzikirlah pada ALLAH SWT, jangan makan hak/harta orang 
lain, berbuat baiklah dengan sesama (paling tidak berikanlah senyuman), dan 
sering-seringlah mengerjakan hal-hal yang sunnah (yang biasa dilakukan 
RasuluLLAH SAW).... Semoga kita bertemu di-pesta ALLAH SWT..... aamiin ya 
RABBAL 'alamiin.. 

Sekali lagi aku sangat rindu dengan pertemuan kita di pesta itu... SubhanaLLAH. 
... WaLLAHU'alam bish shawab. 

Mohon maaf jika ada tuturkata yang tidak berkenan dalam pengantaran undangan 
ini.... Al'afwu minkum wastaghfiruLLAHal' adziim... 

Wassalaammu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, 





Best Regards,

Iip Syaiful Rahman

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke