Kalau begitu, bagaimana dengan "jual beli saham"? apakah sama dengan
beli ORI???  wahwah wah bagaimana nih??? Saya baru saja mau mencoba
belajar main di jual beli saham... Tolong dong pencerahannya secara
lebih detail.... Syukron atas respondmya.

Wassalam,
HB

>>> A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> 9/3/2007 12:12 PM >>>
Wa'alaikum salam wr wb,
Sesungguhnya segala tambahan yang kita berikan atas
pinjaman itu adalah riba (bahasannya panjang).

Mengenai riba, ini ayat Al Qur'annya:

2. Al Baqarah 

Hukum riba


275. Orang-orang yang makan (mengambil) riba[174]
tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang
yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit
gila[175]. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah
disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya
jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah
menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.
Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari
Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba),
maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu[176]
(sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah)
kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba),
maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka
kekal di dalamnya. 

 
[174]. Riba itu ada dua macam: nasiah dan fadhl. Riba
nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh
orang yang meminjamkan. Riba fadhl ialah penukaran
suatu barang dengan barang yang sejenis, tetapi lebih
banyak jumlahnya karena orang yang menukarkan
mensyaratkan demikian, seperti penukaran emas dengan
emas, padi dengan padi, dan sebagainya. Riba yang
dimaksud dalam ayat ini riba nasiah yang berlipat
ganda yang umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman
jahiliyah. 

[175]. Maksudnya: orang yang mengambil riba tidak
tenteram jiwanya seperti orang kemasukan syaitan. 

[176]. Riba yang sudah diambil (dipungut) sebelum
turun ayat ini, boleh tidak dikembalikan. 
 
2. Al Baqarah 



276. Allah memusnahkan riba dan menyuburkan
sedekah[177]. Dan Allah tidak menyukai setiap orang
yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat
dosa[178]. 

 
[177]. Yang dimaksud dengan memusnahkan riba ialah
memusnahkan harta itu atau meniadakan berkahnya. Dan
yang dimaksud dengan menyuburkan sedekah ialah
memperkembangkan harta yang telah dikeluarkan
sedekahnya atau melipat gandakan berkahnya. 

[178]. Maksudnya ialah orang-orang yang menghalalkan
riba dan tetap melakukannya. 
 
2. Al Baqarah 



277. Sesungguhnya orang-orang yang beriman,
mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan
menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi
Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan
tidak (pula) mereka bersedih hati.  
2. Al Baqarah 



278. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada
Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut)
jika kamu orang-orang yang beriman.  
2. Al Baqarah 



279. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan
sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya
akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari
pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu
tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.  
2. Al Baqarah 



280. Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam
kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia
berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua
utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.  

--- Noviani Nuzulia
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamu'alaikum Wr.Wb 
> 
>  
> 
> Ada yg tau bagaimana pandangan Islam thd ORI
> (Obligasi Republik Indonesia) ?
> Dan apakah hukumnya bagi pembeli ORI tsb ? 
> 
> Mohon pandangan para muslimin - muslimah sekalian. 
> 
>  
> 
> Cheers,
> 
> Noviani Nuzulia 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 


       
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz

Kirim email ke