Bush Bersumpah Akan Menyerang Siapa Saja yang Ingin Kekhilafahan di Timur Tengah
Katagori : <http://swaramuslim.net/berita/index.php?id=C0_61_12> Laporan Oleh : <http://swaramuslim.net/> Redaksi 02 Sep, 07 - 12:48 pm <http://swaramuslim.net/berita/comments.php?id=5454_0_12_0_C> imageimageLondon, UK, 28 august 2007, - George W Bush's menegaskan akan menyerang siapapun yang menginginkan pendirian kembali Kekhilafahan Islam di Timur Tengah, sebagai bagian dari "perang melawan teror", yang menegaskan kembali seberapa jauh pemerintah Barat akan mengejar, untuk membalik keadaan rejim tiran di wilayah tersebut, tanpa mengindahkan keinginan perubahan politik dari massa di dunia Islam. Dalam pidatonya pada konvensi Tentara Amerika ke 89 sore ini, Presiden Bush berbicara mengenai "ekstremis" yang harus dilawan Amerika. Dia berbicara dalam konteks sensasional bahwa "ekstremis" adalah "keinginan untuk menjejalkan visi gelap yang sama sepanjang Timur Tengah dengan menegakkan ke-Khilafahan radikal dan penuh kekerasan yang wilayahnya merentang dari Spanyol ke Indonesia. Dan juga ekstemis dalam konteks "ekstremis Shiah, yang didukung dan dibentuk oleh rezim yang duduk di Tehran" Pernyataannya digaungkan oleh Presiden Nicolas Sarkovy yang memperingatkan siapapun yang berkeinginan untuk menegakkan kembali kekhilafahan. Taji Mustafa, representasi media HT Inggris, mengatakan: "Pemimpin Barat lagi-lagi berupaya untuk mengkaitkan penegakan Khilafah dengan kekerasan. Hanya 2 minggu lalu, 100,000 orang berkumpul sebagai bagian dari kampanye politik di Indonesia menyerukan penegakan kembali kekhilafahan. -yang merupakan orang-orang yang merepresentasikan arus utama opini politik Muslim tanpa kekerasan. Kumpulan yang serupa ada di Palestina, Malaysia, Lebanon, dan Sudan. Sepanjang wilayah dunia Islam, ada pergerakan massa non kekerasan menginginkan kembali tegaknya kekhilafahan sebagai bentuk untuk membebaskan manusia dari diktator brutal yang di dukung Barat, yang merupakan sekutu dari Pemerintah AS dan Inggris." "Tuduhan Bush bahwa aspirasi masyarakat untuk menegakkan kekhilafahan dari spanyol ke Indonesia mengkamuflasekan kenyataan dimana saat ini ia tengah berupaya secara paksa membuat kekuasaan kapitalis dari caracas ke Canberra, termasuk wilayah Timur Tengah dengan lokasi dan sumberdaya energi strategisnya. Invasi brutal ke Iraq, menyebabkan kematian lebih dari 650,000 sipil tak berdosa, menunjukkan bahwa pemerintah Barat telah siap untuk melakukan pencarian supremasi mereka dengan mengekspor ideologi "demokrasi dan kebebasan" mereka." "Dari merekalah sebenarnya ancaman kekerasan di dunia muncul. Ekstremis sebenarnya yang kita hadapi adalah kejahatan kembar dari kebijakan luarnegeri Barat -yaitu menggunakan kekuatan brutal untuk menjejalkan jalan hidup di dunia- juga tirani di Dunia Muslim, yang menyiksa, membunuh dan menekan masyarakat agar melayani kepentingan mereka sendiri dan tuan-tuan mereka di London dan Washington" (hizbut-tahrir.or.id) Terima kasih Yayan. H NC Drilling CMKS (I) ext 101 [Non-text portions of this message have been removed]

