Assalamu'alaikum wr wb,

Berikut hasil diskusi yang saya coba rangkum dari
pernyataan-pernyataan di milis.
Semoga nanti Bank Syari'ah bisa berkembang lebih baik
sesuai dengan ajaran Islam dan jadi rahmatan lil
'alamin.

Tulisan selengkapnya ada di:
http://syiarislam.wordpress.com

”Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran,
maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan
menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih
baik bagimu, jika kamu mengetahui.” [Al Baqarah:280]

”Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah…” [Al
Baqarah:276]

Wassalam

Hasil Diskusi

Ada beberapa diskusi mengenai lebih besarnya
pengembalian pinjaman kepada Bank Syari’ah ketimbang
Bank Riba/Konvensional.

Pernyataan

Yang Halal memang lebih mahal dari yang haram. Contoh
daging sapi dan daging kambing lebih mahal daripada
daging babi. Oleh karena itu wajar jika besar
pengembalian Bank Syari’ah lebih besar dari Bank
Konvensional/Riba!

Jawaban

Dari yang dicontohkan Nabi, ternyata air yang
sebelumnya dijual mahal oleh orang Yahudi, oleh Nabi
dan Sahabat diberikan secara gratis. Air putih lebih
murah ketimbang bir yang haram. Ke masjid lebih murah
ketimbang ke Diskotik yang haram.

Surat Al Baqarah ayat 276, Allah melarang riba karena
memberatkan dan menyuruh kita sedekah karena itu
meringankan. Bukan membuat “Bank Syari’ah” yang
ternyata lebih memberatkan dari Bank Riba. Bank
Syari’ah harusnya lebih ringan dan memudahkan
ketimbang Bank Riba.

Pernyataan

Wajar Bank Syari’ah lebih mahal sebab masih baru!
Nanti kalau sudah banyak nasabah dan peminjamnya baru
bisa lebih murah.

Jawaban

Ini pendapat yang keliru. Nabi dan para Sahabat meski
Islam lebih baru ketimbang pengusaha Yahudi yang sudah
mapan dan makmur bisa memberikan alternatif yang
gratis bahkan sedekah. Jadi sejak awal Islam sudah
lebih baik dari sistem yang lain. Bukan dari awal
lebih buruk dari sistem ribawi. Secara bisnis juga itu
akan merugikan Bank “Syari’ah” (saya beri tanda kutip,
karena Bank Syari’ah yang sejati pasti lebih baik dari
Bank Ribawi) itu sendiri.

Jepang bisa bersaing dengan AS dan Eropa di industri
otomotif, elektronik, dsb karena pertama-tama harga
mereka lebih murah/kompetitif. Meski secara kualitas
kurang bagus, toh masyarakat lebih memilih produk
Jepang. Akhirnya produk Jepang disukai dan kompetitif
dari sisi kualitas dan harga. Produk Cina saat ini
diminati karena harganya lebih murah. Kalau dari awal
Jepang dan Cina memasang harga lebih tinggi, tentu
tidak akan laku.

Nah seharusnya Bank Syari’ah seperti itu. Jika besar
pengembalian pinjaman Bank Syari’ah jauh lebih besar
dari Bank Ribawi, tentu masyarakat lebih memilih yang
lebih ringan. Bank Syari’ah tidak akan laku dan
berkembang jika besar pengembalian pinjamannya jauh
lebih besar dari Bank Ribawi. Apalagi orang meminjam
uang itu kan karena dia kekurangan uang/susah. Bukan
kelebihan uang.

Allah melarang riba karena ingin meringankan orang
yang berhutang. Jadi jika pegiat Bank Syari’ah membuat
Bank Syari’ah yang lebih memberatkan dari Bank Ribawi,
ini bertentangan dengan ajaran Allah.

Pernyataan

Bank Syari’ah meski pengembalian lebih besar dari Bank
Riba tapi syar’ie karena merupakan jual-beli. Bukan
riba

Jawaban.

“Innamal a’maalu bin niyaat” Sesungguhnya amal itu
tergantung niat (muttafaq ‘alaihi). Jujur saja ketika
orang ingin beli rumah dengan memakai kredit pinjaman,
ketika dia ke Bank Syari’ah niatnya beli rumah dari
Bank Syari’ah apa pinjam uang? Kemudian pemilik Bank
Syari’ah ketika membuat Bank Syari’ah niatnya ingin
memberikan pinjaman atau jual rumah? Mungkin kita bisa
menipu manusia. Tapi Allah yang Maha Mengetahui tidak
bisa ditipu seperti itu. Allah mengetahui niat kita.

Pada saat kita meminjam uang ke Bank Syari’ah, meski
itu disebut jual-beli kalau pengembaliannya lebih
besar dari Bank Riba tetap saja itu riba. Karena riba
adalah tambahan yang harus dibayar atas pokok
pinjaman.

Wal hasil, Bank Syari’ah hendaknya benar-benar
merupakan Bank yang sesuai dengan syari’at Islam,
yaitu mempermudah masyarakat dan benar-benar merupakan
rahmatan lil ‘alamiin. Bukan lebih buruk dan
memberatkan dari Bank Ribawi. 
http://syiarislam.wordpress.com/2007/09/19/bank-syariah-harusnya-mempermudah-rahmatan-lil-alamiin/

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]


       
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 

Kirim email ke